Soroti Selebgram Live Bugil, Menteri PPA Tekankan Pentingnya Literasi Digital

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 19:59 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga
Menteri PPPA Bintang Puspayoga (Foto: dok. tangkapan layar)
Jakarta -

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Bintang Puspayoga prihatin terhadap peristiwa selebgram RR yang melakukan live dalam keadaan bugil atau telanjang di sebuah aplikasi. Bintang menekankan pentingnya literasi digital untuk menghapus kejahatan online pada perempuan dan anak.

"Saat ini, kita hidup di era industri 4.0, di mana penguasaan teknologi sangatlah penting bagi kehidupan. Namun, di sisi lain, hal ini dapat menimbulkan permasalahan baru di kehidupan kita. Dunia yang serba digital dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berkembang dengan pesatnya. Hal ini tentu harus dibarengi dengan literasi digital yang mumpuni pada perempuan dan anak," kata Bintang dalam keterangan tertulis, Rabu (22/9/2021).

Bintang mengatakan, dengan kemampuan literasi digital, para perempuan bisa melindungi diri sendiri dan masa depan. Selain itu, literasi digital, menurut Bintang, bisa menjadi bekal bagi para perempuan dalam melindungi anak-anaknya saat menjadi seorang ibu.

"Perempuan yang memiliki literasi digital akan mampu melindungi diri mereka sendiri di dalam dunia digital dan di masa depan. Saat perempuan menjadi seorang ibu, mereka akan mampu melindungi anak-anak dari pengaruh negatif internet," ujarnya.

Lebih lanjut, Bintang menjelaskan pentingnya pendidikan dan pengawasan orang tua dalam keterbukaan informasi. Dia mengatakan hal itu menjadi utama di dunia industri.

"Saya merasa prihatin dengan adanya peristiwa penyalahgunaan konten pornografi melalui aplikasi live streaming yang dilakukan RR, demi memenuhi biaya hidupnya ketika ia tidak memiliki kemampuan (skill). Oleh karenanya, pendidikan menjadi modal utama untuk berada di dunia industri. Mari kita bersinergi bersama-sama menghapus kejahatan online pada perempuan dan anak dan selamatkan perempuan Indonesia dengan manajemen talent yang mumpuni," imbuhnya.

Diketahui, seorang selebgram di Bali berinisial RR ditangkap polisi karena dugaan pornoaksi via daring. RR membangun reputasi berbulan-bulan di aplikasi media sosial (medsos) Mango Live. Aplikasi tersebut menyediakan siaran langsung (live) bagi pemilik akun--disebut host--untuk berinteraksi dengan pemirsanya.

RR pun dikenal dengan sebutan 'bintang live' dalam aplikasi tersebut. Setiap kali live, RR selalu bugil. Bahkan dia melakukan pornoaksi, yakni masturbasi.

Namun aksi RR tidak semata beraksi membuka bajunya dan menampilkan aksi sensual. RR juga mendapatkan keuntungan dari pornoaksinya.

Polisi menyebut ada keuntungan yang diperoleh RR dari pekerjaan live tersebut. Dalam sekali live, RR disebut bisa meraup jutaan rupiah.

Akibat perbuatannya, RR dijerat dengan dengan Pasal 4 ayat 1 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Saat ini, kasus masih diproses hukum oleh Polres Kota Denpasar.

(eva/eva)