Giliran Jenderal Napoleon Masuk Ruang Isolasi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 13:09 WIB
Irjen Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara di kasus red notice Djoko Tjandra. Usai jalani sidang, Irjen Napoleon tampak berjoget TikTok. Berikut potretnya
Irjen Napoleon Bonaparte (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta -

Kasus penganiayaan oleh Irjen Napoleon Bonaparte saat Muhammad Kace ditahan di ruang isolasi tengah disidik oleh penyidik Bareskrim. Kini giliran Irjen Napoleon yang mendekam di ruang isolasi tahanan.

Kace Diisolasi sebagai SOP Tahanan Baru

Bedanya, Irjen Napoleon masuk ke ruang isolasi untuk kepentingan penyidikan oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim yang sedang berjalan. Sedangkan Kace kala itu berada di ruang isolasi karena menjalani prosedur awal penahanan.

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menjelaskan, Kace diisolasi sebelum bergabung dengan tahanan lain.

"SOP-nya memang begitu. Transisi bergabung dengan tahanan yang lain," kata Agus, Rabu (22/9/2021).

Awal Mula Penganiayaan

Sementara itu, Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan Irjen Napoleon masuk ke sel isolasi Kace bersama 3 tahanan lainnya pada 26 Agustus 2021, sekitar pukul 00.30 WIB. M Kace sendiri mulai menjalani masa penahanan di rutan pada 25 Agustus 2021 sore.

"Tapi secara umum (kronologi penganiayaan) diawali masuknya NB (Napoleon Bonaparte) bersama 3 napi lainnya ke dalam kamar korban MK (Muhammad Kace) pada sekitar pukul 00.30 WIB," ujar Andi saat dihubungi, Senin (20/9).

Andi menyebut Irjen Napoleon kemudian menyuruh tahanan lain mengambil plastik putih yang ada di kamarnya. Plastik putih itu berisi kotoran manusia yang sudah disiapkan Irjen Napoleon.

"Satu orang saksi napi lainnya kemudian disuruh mengambil plastik putih ke kamar NB yang kemudian diketahui berisi tinja (kotoran manusia)," ucapnya.

Andi membeberkan Napoleon memulai penganiayaan dengan cara melumuri wajah dan badan M Kace menggunakan kotoran manusia itu. Setelah itu, barulah Kace dipukul Napoleon.

"Oleh NB kemudian korban dilumuri dengan tinja pada wajah dan bagian badannya. Setelah itu berlanjut pemukulan/penganiayaan terhadap korban MK oleh NB," ujarnya.

Simak juga video 'Pengacara: Napoleon Bonaparte Tak Pernah Nyatakan Aniaya Kace!':

[Gambas:Video 20detik]