Tuding Anies Pembohong, Giring Dinilai Pertontonkan Politik Kebencian

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 10:14 WIB
Plt Ketum PSI Giring Ganesha berkunjung ke Kantor DPW PSI Jabar di Bandung. Di sana ia bicara terkait rencananya maju dalam kontestasi Pilpres tahun 2024.
Giring Ganesha (Wisma Putra/detikcom)
Jakarta -

Plt Ketum PSI Giring Ganesha sempat mengutarakan harapan agar Indonesia tidak jatuh ke tangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ditudingnya sebagai pembohong. Namun ternyata tudingan Giring ini justru dinilai sebagai politik kebencian.

Hal tersebut disampaikan oleh Pakar politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio. Pria yang akrab disapa Hensat ini menyayangkan sikap Giring yang menyampaikan narasi pembohong hingga hasutan terhadap Anies Baswedan.

"Giring gak pantas bicara seperti itu, gak pantas menghasut begitu, bukan cuma dengan gubernurnya, dengan siapa pun, sebagai petinggi parpol, Giring harus memberikan contoh ke partai dan masyarakat umum akan politik santun dan sejuk," kata Hensat, kepada wartawan, Rabu (23/9/2021).

"Sebagai petinggi partai politik, sebagai politisi yang sudah berada di jajaran papan atas partai, Mas Giring harusnya lebih mengutamakan kesantunan politik dibandingkan dengan mengutamakan atau mengutarakan hal-hal yang tidak dia sukai secara bablas gitu," lanjutnya.

Hensat mengatakan Giring terlihat membawa hati dan perasaan dalam berpolitik. Maka, menurut dia, narasi yang disampaikan Giring justru terkesan menunjukkan politik kebencian.

"Berpolitik itu menggunakan akal sehat, bicara, dan berhenti di dagu, jangan sampai diterusin pakai hati gitu. Jadi berhenti di dagu, jangan sampai di hati. Kalau di hati yang ada adalah politik kebencian nantinya, sama seperti yang sekarang dipertontonkan," ucapnya.

Lebih lanjut, Hensat menyarankan lebih baik ke depannya Giring menyampaikan keluh kesahnya melalui mekanisme yang ada di pemerintahan. Dia menyebut Giring bisa saja berkoordinasi dengan Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta untuk menyampaikan hal tersebut.

"Harusnya politik itu menyejukkan, karena politik ini seni yang bisa memakmurkan dan membuat kesejahteraan rakyat. Jadi kalau memang ada yang tidak disukai dari Anies Baswedan silakan Mas Giring diskusi dengan Fraksi PSI yang ada di DPRD Jakarta, silakan utarakan unek-uneknya di situ. Tapi harus tetap menjaga etika politik santun," ujarnya.

Tak hanya itu, Hensat menyebut sikap Giring terhadap Anies Baswedan ini juga bisa merusak image anak-anak muda yang berpolitik. Giring dinilai menunjukkan anak muda terlalu main hati dalam berpolitik.

"Jangan sampai kemudian apa yang dilakukan Mas Giring ini membuat image anak muda yang berpolitik itu jadi jelek, karena dianggap terlalu main hati. Kan nggak ada yang tahu, politik itu dinamis, siapa tahu nanti PSI kerja sama dengan Anies Baswedan kan kita nggak ada yang tahu, dan itu pun sangat mungkin," jelasnya.

Simak video 'Giring: Jangan Sampai Indonesia Jatuh ke Tangan Anies Baswedan':

[Gambas:Video 20detik]

(maa/gbr)