Round-Up

Anies Pamer Corona Terkendali Sebelum Diperiksa KPK di Kasus Korupsi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 20:40 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan memenuhi panggilan KPK sebagai saksi di kasus dugaan pengadaan lahan di Munjul, Jakarta Timur. Anies sempat mengacungkan jempol sebelum diperiksa sebagai saksi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan KPK. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, tahun 2019. Ada momen menarik sesaat setelah Anies menginjakkan kaki di KPK. Apa itu?

Anies tiba di KPK sekitar pukul 10.05 WIB, Selasa (21/9/2021), menumpang mobil dinasnya berpelat nomor polisi B-1-DKI. Sosoknya muncul dari sisi kanan gedung Merah Putih KPK, dengan mengenakan pakaian dinas berwarna cokelat.

Para wartawan, yang berada di sisi kiri, kemudian meminta Anies memberikan keterangan sebelum masuk ke lobi gedung KPK. Tanpa ragu, Anies menghampiri wartawan.

Gubernur DKI Anies Baswedan memenuhi panggilan KPK sebagai saksi di kasus dugaan pengadaan lahan di Munjul, Jakarta Timur. Anies sempat mengacungkan jempol sebelum diperiksa sebagai saksi.Anies tiba di gedung KPK. (Andhika Prasetia/detikcom)

Sikapnya yang menghampiri wartawan berbeda dengan yang ditunjukkan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi. Prasetio, yang tiba lebih dulu sebelum Anies, memilih langsung masuk ke lobi gedung KPK sambil mengacungkan jempol.

Anies dipanggil KPK karena keterangannya dibutuhkan untuk memperjelas pengadaan lahan di Pondok Ranggon. Keterangan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Yoory Corneles Pinontoan, yang merupakan mantan direktur utama (dirut) salah satu BUMD milik Pemprov DKI, yakni PD Sarana Jaya.

Lantas momen menarik apa yang terlihat sesaat Anies tiba di KPK?

Seperti dijelaskan sebelumnya, keterangan Anies diperlukan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan. Tapi, bukannya fokus pada kasus tersebut, Anies malah lebih dulu berbicara perihal pandemi COVID-19 di Jakarta terkendali.

"Pertama, kita alhamdulillah dulu bahwa kondisi di Jakarta sekarang pandeminya terkendali," kata Anies mengawali penyataannya.

Anies bahkan memamerkan capaian pelacakan virus Corona di Ibu Kota. Salah seorang anggota tim sukses Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) di Pilpres 2014 itu menyebut jumlah tracing di Jakarta 8 kali lipat dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

"Kita bersyukur positivity rate kita sekarang 0,7 persen, walaupun tracing di Jakarta 8 kali lipat lebih tinggi dari WHO. Nah, itu kita syukuri bahwa kondisi terkendali," sebut Anies.

Setelah menjelaskan capaian di atas, baru Anies berbicara soal kasus. Baca di halaman berikutnya.