Bos PT ASA Tersangka Penimbun 'Obat COVID' di Jakbar Diserahkan ke Jaksa

Firda Cynthia - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 20:03 WIB
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakbar AKP Niko Purba
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakbar AKP Niko Purba (Firda Cynthia/detikcom)
Jakarta -

Berkas perkara dugaan penimbunan obat di gudang PT ASA di Kalideres, Jakarta Barat telah dinyatakan lengkap (P21). Kedua tersangka yang merupakan Komisaris Utama, S (56) dan Direktur Utama PT ASA, Y (58) juga telah dilimpahkan ke kejaksaan.

"Sudah dilaksanakan tahap dua pada Kamis (16/9)," kata Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP Niko Purba kepada wartawan di kantornya, Jakarta Barat, Selasa (21/9/2021).

Niko mengatakan, pelaksanaan pelimpahan tahap 2 dilakukan secara virtual Zoom Meeting.

"Terkait teknis tahap dua memang sedang dalam masa pandemi Covid-19 sehingga dilaksanakan secara zoom meeting," ucapnya.

Selain tersangka, polisi juga melimpahkan barang bukti ke pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Berkas perkara, barang bukti semua sudah diserahkan ke pihak kejaksaan," tambahnya.

Ditahan di Polres Jakbar

Lebih lanjut, Niko mengatakan kedua tersangka dititipkan penahanannya di Rutan Polres Metro Jakarta Barat.

"Ditahan di Polres Jakbar, statusnya tahanan kejaksaan," tambahnya.

Seperti diketahui, S dan YP telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penimbunan Azithromycin di Kalideres, Jakbar. Keduanya diduga menimbun obat untuk menaikkan harga di tengah kelangkaan obat terapi COVID-19.

Kasus ini bermula dari gudang PT ASA digerebek polisi pada Senin (12/7). PT ASA, yang merupakan distributor obat-obatan, diduga menimbun Azithromycin 500 mg.

(mea/mea)