Penjambretan PNS di Gajah Mada Jakbar, Polisi Juga Tangkap Penadah

Firda Cynthia - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 19:42 WIB
Ilustrasi jambret
Ilustrasi penjambretan (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap kasus penjambretan terhadap seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial AA saat bersepeda di Jl Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat. Selain menangkap eksekutor, polisi mengamankan seorang penadahnya.

"Jadi benar memang untuk Tim Opsnal Unit Resmob telah berhasil mengamankan 1 pelaku jambret spesialis dengan sasaran pesepeda setelah diamankan tim langsung mengembangkan ke 480 (penadah)," kata Wakasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKP Niko Purba kepada wartawan di kantornya, Jakarta Barat, Selasa (21/9/2021).

Niko mengungkapkan awalnya pihaknya menangkap pelaku terkait penjambretan di Tomang, Jakarta Barat. Dari kedua pelaku tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

"Berdasarkan pengakuannya dia pernah melakukan penjambretan di Jl Gajah Mada, yang mana korbannya adalah salah satu staf di kementerian," ujarnya.

Polisi kemudian melakukan pencocokan keterangan pelaku dengan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Hasil interogasi yang kita cocokkan dengan hasil rekaman CCTV, pelaku mengakui bahwa dia juga yang melakukan penjambretan tersebut," ungkapnya.

Viral di Medsos

Seperti diketahui, penjambretan terhadap PNS berinisial AA di Jl Gajah Mada, Tamansari, Jakbar, viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV, terlihat korban sedang bersepeda, kemudian dipepet oleh pelaku.

Pelaku kemudian merampas tas milik korban hingga korban terjatuh. Korban berusaha mengejar pelaku saat itu, tapi pelaku dengan cepat melarikan diri.

Setelah kejadian itu, korban melapor ke Polsek Tamansari. Polisi menindaklanjuti laporan korban dan menangkap pelaku.

"Pelaku sudah tertangkap oleh Resmob Polres," ujar Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Barat Iptu Rizky Ari Budianto dalam keterangannya, Senin (20/9).

Dalam laporannya ke polisi, korban menjelaskan peristiwa penjambretan itu terjadi pada Rabu (18/9) lalu. Saat itu korban sedang gowes sepeda lipat tiba-tiba dipepet dua pelaku yang berboncengan motor.

Pelaku kabur setelah merampas tas milik korban. Di dalam tas itu ada 1 unit iPhone 11 Pro Max, kartu ATM, dan uang tunai Rp 300 ribu.

(mea/mea)