Gus Dur Hadiri Pernikahan Anak Ketua Dewan Syuro PKB Anam
Minggu, 09 Apr 2006 23:38 WIB
Magelang, -
Meski berseteru secara politik, Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tetap menghadiri undangan pernikahan putra Ketua Dewan Syuro PKB Muktamar II versi Ulama di Surabaya, KH Abdurrahman Chudlori. Apakah ada tanda-tanda kedua Ketua Dewan Syuro dua PKB itu akan islah? Saat hadir di tempat pernikahan, Gus Dur beserta istri Ny Sinta Nuriyah langsung disambut hangat oleh tuan rumah. Antara Gus Dur dengan Mbah Dur panggilan akrabnya KH Abdurrahman Chudlori juga saling berjabat tangan, kemudian saling ngobrol dalam waktu yang cukup lama sekitar satu jam lebih. Bahkan mereka juga makan bersama-sama di salah satu ruangan rumah Mbah Dur.Tidak hanya dengan tuan rumah saja, Gus Dur bersalaman. Ketika bertemu dengan Ketua PKB Muktamar II versi ulama di Asrama Haji Surabaya yang dipimpin oleh Choirul Anam juga saling bersalaman. Bahkan dengan Cak Anam panggilan akrabnya, tangan Gus Dur sempat diciumnya.Gur Dur didampingi istrinya Ny Sinta Nuriyah menghadiri pernikahan dua anak KH Abdurrahman Khudlori di Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Kabupaten Magelang yang dinikahkan secara bersama-sama, Minggu (9/4/2006) pukul 21.00 WIB.Malam itu, Mbah Dur menikahkan putranya Nasrul Arif dengan Anik Maftuhah dari Kaliwungu Kabupaten Kendal serta menikahkan putrinya Siti Nurcholidah dengan Muhammad Najib putra KH Abdurrazaq.Gus Dur datang mengenakan baju batik bersama istrinya menyaksikan pernikahan dua orang putra-putri Mbah Dur yang dinikahkan secara bersama-sama.Tampak hadir pula Ketua PKB Muktamar Surabaya, H. Choirul Anam dan anggota Dewan Syuro lainnya seperti KH Muhaiminan Gunardo dari Ponpes Bambu Runcing Parakan Temanggung. Sedang tamu lainnya, Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, anggota DPR RI, Mahfud MD, Yahya C. Staquf dan tokoh lainnya seperti Andi Muarli.Ketua DPC PKB Muhaimin, Yusuf Chudlori yang juga adik Mbah Dur kepada wartawan disela-sela acara pernikahan mengatakan semua tamu termasuk Gus Dur maupun tamu tokoh-tokoh PKB lainnya sengaja diundang oleh tuan rumah untuk menyaksikan acara pernikahan. "Acaranya memang pernikahan, apakah akan terjadi islah atau perdamaian, ya kita lihat saja nanti, tapi malam ini semua tamu kita undang," kata Gus Yusuf panggilan akrabnya.
(bal/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































