ADVERTISEMENT

e-Life

Dokter: Tidak Ada Sensasi Erotik di Dubur Ketika Seks 'Jalur Belakang'

dtv - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 13:12 WIB
Jakarta -

Anatomi anus memang bukan bagian dari organ reproduksi manusia. Oleh karena itu, ketika hubungan seksual dilakukan lewat anus (seks anal), tidak akan ada lubrikasi alami seperti di vagina.

"Kalau dipaksa melakukan hubungan anal, pihak perempuan juga pasti merasa kesakitan ya, terjadilah lecet pasti. Itu akibat paling ringan yang mungkin terjadi. Lalu orang berupaya melakukan, 'Kalau gitu, pakai pelicin aja!'. Ya silakan saja pakai pelicin, tapi tetap saja beda anatominya dengan di vagina. Beda sekali, karena perempuan nggak akan merasakan sensasi erotik seperti ketika melakukan hubungan seksual melalui vagina," jelas pakar andrologi, seksologi, dan anti-aging medicine, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd-KSAAM, di acara e-Life detikcom.

Hal inilah yang menyebabkan seks anal sering kali terasa menyakitkan dan membuat tidak nyaman bagi para perempuan. Wajar jika perempuan menolak seks jenis ini.

"Menurut saya, hubungan anal sex di antara laki-laki dan perempuan itu yang punya kepentingan lebih banyak prianya dibandingkan dengan perempuan. Beda sekali dengan hubungan seksual intravagina, jadi perempuannya juga merasakan apa namanya eroticism yang betul-betul total. Kalau ada perempuan yang menolak, itu wajar menurut saya," kata dr. Wimpie.

dr Wimpie mengingatkan pentingnya melakukan hubungan seksual yang sehat. Selain harus sehat secara fisik, juga pastikan bahwa hubungan seksual akan menyenangkan kedua pihak dan tidak menimbulkan dampak buruk.

"Kita tekankan, dalam kehidupan seksual pasangan itu, dilakukan kalau memang dikehendaki bersama. Lalu menyenangkan dan memuaskan kedua pihak, bukan hanya satu pihak saja. Dan, tidak menimbulkan akibat buruk, baik secara fisik maupun secara psikis," tutur dr Wimpie.

(gah/gah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT