2.560 Pelanggar Ditilang di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2021

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 12:36 WIB
Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2021. Sejumlah pengendara yang melanggara aturan di Bundaran HI, Jakarta, ditilang.
Ilustrasi penindakan kepolisian. (Rengga Sencaya/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menindak ribuan pelanggar di hari pertama Operasi Patuh Jaya 2021, Senin (20/9/2021). Dari total 2.556 pelanggaran itu, didominasi oleh pengendara motor.

"(Mayoritas pelanggaran) jenis kendaraan didominasi roda dua sebanyak 2.229," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono dalam keterangannya, Selasa (21/9).

Argo mengatakan tidak semua pelanggar kena tilang. Terdapat 1.715 orang hanya terkena teguran oleh petugas.

"Pelanggaran didominasi oleh pekerja karyawan sebanyak 1.632 pelanggaran, 403 pelajar/mahasiswa dan 447 sopir angkutan," kata Argo.

Sementara itu, polisi mencatat jenis pelanggaran tertinggi adalah melawan arus. Total ada 544 pengendara yang melawan arus.

Perlu diketahui Operasi Patuh Jaya 2021 ini bakal digelar 14 hari ke depan. Kegiatan itu dimulai dari 20 September hingga 3 Oktober 2021.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan ada 3.070 personel diturunkan selama pelaksanaan dua pekan Operasi Patuh Jaya 2021. Petugas nantinya akan berpatroli dalam mengawasi kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas hingga menjalankan protokol kesehatan.

"Operasi Patuh Jaya 2021 di samping ingin meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menaati protokol kesehatan COVID-19. Sehingga dapat mewujudkan keamanan, kesehatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas serta memutus mata rantai COVID-19," ujar Fadil dalam arahannya di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/9).

(mea/mea)