Panglima TNI: Pengamanan di Papua Masih Teratasi
Minggu, 09 Apr 2006 12:03 WIB
Jakarta -
Pengamanan di Papua dinilai masih bisa diatasi, sehingga TNI belum perlu menambahkan pasukan untuk membantu pengamanan.Hal ini disampaikan Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto usai Peringatan HUT TNI AU ke-60 di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2006)."TNI belum akan menambah pasukan. Sampai saat ini pengamanan di Papua masih bisa diatasi oleh kesatuan organik yang bertugas di sana," kata Djoko.Konflik di Papua, menurut Djoko,sejauh ini masih mencakup konflik ekonomi politik dan untuk penyelesaiannya menggunakan jalur politik.Selain itu, TNI masih menggiatkan paroli keamanan di perbatasan-perbatasan Indonesia. "Tapi sejauh ini belum ada peningkatan gangguan keamanan di perbatasan," cetus Djoko.Menurutnya, TNI hanya akan mengirim pasukan Marinir ke 12 titik terluar di Indonesia pada bulan April ini juga. Ke-12 titik ini yaitu 7 di kawasan timur, dan 5 di barat.Untuk pengamanan di perbatasan Kalimantan Barat lebih difokuskan supaya tidak terjadi penyelundupan atau penyeberang lintas batas yang memanfaatkan hasil kekayaan alam Indonesia. Begitu pula dengan perairan Kalimantan Timur, serta sebelah selatan wilayah Merauke."Sampai saat ini belum ada laporan yang serius mengenai pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing," tambah Panglima TNI.
(mly/)










































