Pemko Medan Siapkan Rp 11 Miliar untuk Bantu UMKM

Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 10:31 WIB
Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman
Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman (Foto: dok. Istimewa)
Medan -

Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memberikan bantuan usaha kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pemko bakal menyiapkan anggaran sebesar Rp 11 miliar untuk bantuan tersebut.

"Pemko Medan juga akan memberikan bantuan usaha kepada UMKM, dalam penanganan dampak ekonomi dengan penggunaan dana belanja tidak terduga tahun anggaran 2021 sebesar Rp 11 miliar," kata Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman dalam sidang Paripurna dengan agenda Nota Jawaban Kepala Daerah Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD kota Medan terhadap Ranperda tentang P-APBD Tahun anggaran 2021 di ruang Sidang Paripurna DPRD, Senin (20/9/2021).

Aulia menyebut saat ini ada 150 UMKM yang telah terdaftar di e-katalog. Nantinya, per-UMKM bakal diberikan bantuan usaha sebesar Rp 2,5 juta.

"Saat ini yang terdata para pelaku UMKM yang terdaftar di e-katalog sebanyak 150 UMKM yang direncanakan akan diberikan bantuan usaha sebesar Rp 2.500.000 per UMKM. Selain itu bantuan juga akan diberikan kepada pelaku UMKM yang telah melalui proses penyeleksian terhadap produk KUR sebesar Rp 750.000 per UMKM," sebut Aulia.

Selain itu, Aulia juga menjelaskan soal infrastruktur jalan dan penanganan banjir. Aulia menyebut pekerjaan pengaspalan jalan tahun 2021 diprediksi sepanjang 34, 7 km. Lalu, ada 12 unit jembatan yang bakal ditangani.

"Pekerjaan pengaspalan jalan tahun anggaran 2021 telah direncanakan penanganan sepanjang 34,7 km dan penanganan trotoar sepanjang 3,26 km serta jembatan sebanyak 12 unit, di mana beberapa ruas jalan dan drainase telah ditandatangani dan akan terus diupayakan pekerjaannya sesuai rencana," sebut Aulia.

Aulia menyebut untuk penanganan banjir Pemko Medan saat ini mendapat dukungan penuh dari kementerian melalui balai wilayah sungai Sumatera II (BWSS II) untuk merancang normalisasi seluruh sungai di Kota Medan.

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi berkontribusi dalam proses penanganan banjir dengan membuat Larap (Land Acquisition And Resettlement Action Plan). Di mana saat ini sedang dirancang penanganan banjir di sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Bedera serta ROB Belawan.

Simak juga '3 Provinsi yang Jadi Prioritas Wisata Kesehatan':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)