3 Tersangka Korupsi Anak Usaha JakTour Ditahan Kejati DKI

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 20:20 WIB
3 tersangka korupsi anak perusahaan JakTour ditahan Kejati DKI
3 tersangka korupsi anak perusahaan JakTour ditahan Kejati DKI. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (Kejati DKI) melakukan penahanan terhadap 3 tersangka kasus penyalahgunaan keuangan anak usaha PT Jakarta Tourisindo (BUMD DKI Jakarta), Grand Cempaka Resort & Convention Hotel. Para tersangka ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung selama 20 hari ke depan.

"Pada hari ini Senin tanggal 20 September 2021 telah dilakukan penahanan terhadap tersangka Irfan Sudrajat, Riza Iskandar, Suyanto," kata Kasipenkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam, dalam keterangan tertulis, Senin (20/9/2021).

Adapun 3 tersangka yang ditahan adalah:
1. Irfan Sudrajat (Mantan Credit Manager Grand Cempaka Resort & Convention Hotel Unit Usaha PT Jakarta Tourisindo BUMD Pemprov DKI Jakarta)

2. Riza Iskandar (Mantan General Manager Grand Cempaka Resort & Convention Hotel Unit Usaha PT Jakarta Tourisindo BUMD Pemprov DKI Jakarta)

3. Suyanto (Mantan Chief Accounting Grand Cempaka Resort & Convention Hotel Unit Usaha PT Jakarta Tourisindo BUMD Pemprov DKI Jakarta)

"Ketiganya ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung," katanya.

Dalam perkara ini, kejaksaan menduga penyalahgunaan keuangan yang berasal dari pembayaran jasa perhotelan dari 60 Kementerian/Lembaga/Pemda DKI Jakarta pada Grand Cempaka Resort & Convention Hotel (unit usaha PT Jakarta Tourisindo (BUMD) Provinsi DKI Jakarta) periode Januari 2014 sampai dengan Juni 2015, di mana seharusnya uang pembayaran tersebut seluruhnya disetor ke BUMD Jakarta Tourisondo tetapi terdapat selisih uang yang tidak disetorkan dan dipergunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka.

Akibat dari perbuatan para tersangka tersebut menyebabkan kerugian keuangan daerah sebesar Rp 5.194.790.618 (miliar).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: