Melihat Lebih Dekat Rusun Pasar Rumput yang Baru Diresmikan Jokowi

Nahda Rizki Utami - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 16:23 WIB
Rusun Pasar Rumput, Jakarta.
Rusun Pasar Rumput, Jakarta (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo telah meresmikan Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Rusun ini sudah siap dihuni.

detikcom menyambangi Rusun Pasar Rumput, Senin (20/9/2021). Rusun ini memiliki sejumlah fasilitas, di antaranya kios-kios di lantai 1 dan lantai 2 rusun. Fasilitas umum dan fasilitas sosial terletak di lantai 3. Untuk huniannya berada di lantai 4 sampai lantai 25.

Wilayah Rusun Pasar Rumput juga sangat strategis karena langsung berseberangan dengan Halte Transjakarta (Halte Pasar Rumput) sehingga memudahkan warga melakukan aktivitasnya menggunakan transportasi umum.

Rusun Pasar Rumput, Jakarta.Rusun Pasar Rumput, Jakarta (Nahda Rizki Utami/detikcom)

Aktivitas saat ini terlihat beberapa pengunjung yang memasuki area Rusun Pasar Rumput untuk berbelanja di kios pasar. Kios pasar juga terbilang cukup lengkap dan bersih. Ada pedagang yang berjualan bahan sembako, pakaian hingga produk kosmetik.

Saat peresmian, Jokowi berharap rusun ini membantu warga untuk memiliki hunian yang layak, nyaman, dan strategis.

"Saya juga senang mendengar bahwa rusun ini juga nantinya bisa menampung masyarakat dari sisi sungai Ciliwung yang terdampak program normalisasi sungai bagi penanganan banjir," tutur Jokowi.

Rusun Pasar Rumput, Jakarta.Rusun Pasar Rumput, Jakarta. (Nahda Rizki Utami/detikcom)

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut akan sesegera mungkin merelokasi warga ke Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Riza juga mengaku sudah mengantongi nama-nama warga yang akan direlokasi.

"Sesegera mungkin (direlokasi)," kata Riza kepada wartawan di Kantor Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/9).

Dia menyebut daftar warga yang akan direlokasi ke Rusun Pasar Rumput sedang disusun oleh dinas dan BUMD terkait.

"Sedang disusun (daftarnya) oleh Dinas Perumahan, oleh PD Pasar Rumput Jaya, segera diatur," jelas Riza.

(idn/idn)