100 Nakes TNI AD Bantu Genjot Vaksinasi di Kabupaten Bogor

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 12:42 WIB
PMI menggelar vaksinasi COVID-19 kepada warga di Kota Bekasi. Sebanyak 1000 dosis vaksin Pfizer disuntikkan kepada warga masyarakat hari ini.
Foto: Agung Pambudhy-ilustrasi
Jakarta -

Sebanyak 100 orang tenaga kesehatan (nakes) dari Mabes TNI Angkatan Darat diterjunkan untuk membantu mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bogor. Ratusan Nakes ini ditugaskan membantu pelaksanaan vaksinasi di empat kecamatan besar, yakni Kecamatan Cibinong, Citeureup, Gunung Putri dan Cileungsi.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan 100 orang Nakes dari Mabes TNI AD akan dibagi menjadi 4 tim yang sudah diatur oleh Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor. Adapun untuk setiap satu titik pelaksanaan vaksinasi itu akan diterjunkan 25 orang Nakes dan akan ditempatkan di 4 kecamatan besar.

"Pelaksanaan vaksinasi ini harus kita tingkatkan salah satunya dengan meminta bantuan kepada Mabes TNI untuk menambah Nakes yang memang sangat kurang di Kabupaten Bogor, untuk menangani target vaksinasi 4,2 juta penduduk Kabupaten Bogor atau setara dengan 8,451 juta dosis vaksinasi, rencananya paling lambat Desember bisa tercapai targetnya," ujarnya dikutip dari laman Pemkab, Senin (20/9/2021).

"100 orang Nakes ini rencana masa tugasnya selama 30 hari sampai Oktober, mudah-mudahan bisa diterima dengan baik, sekali lagi saya ucapkan Alhamdulilah dan terima kasih kepada para Nakes yang telah bersedia terjun ke Kabupaten Bogor, selamat datang di Kabupaten Bogor," imbuh Ade Yasin.

Menurutnya, kerja sama yang cukup kolaboratif antara Pemkab Bogor, TNI dan POLRI dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bogor berjalan sangat baik. Begitu juga dengan Pemkab Bogor, 101 Puskesmas juga tinggi target vaksinasinya termasuk juga kecamatan diminta untuk menyelenggarakan vaksin 2.000 orang per hari.

"Ada yang mampu dan tidak karena memang tergantung Sumber Daya Manusianya. Tapi Alhamdulilah walaupun belum mencapai target kita terus aksanakan vaksinasi ini dari hari Senin sampai Minggu. Mudah-mudahan pandemi bisa segera berakhir, Alhamdulilah pandemi di Kabupaten Bogor terus melandai saat ini turun di angka 12% bahkan sebagian ruangan sudah dikembalikan sebagaimana fungsinya yakni sebagai ruang rawat inap biasa," jelasnya.

"Kalau kita lihat dari trennya Kabupaten Bogor sudah level 2 tetapi karena kita di wilayah aglomerasi jadi masih diberlakukan level 3, kita tetap waspada ikuti aturan pemerintah. Mudah-mudah kita bisa mencapai herd immunity 70% sehingga masyarakat bisa aktivitas kembali meskipun dengan Prokes yang ketat," sambungnya.

Diketahui, Kabupaten Bogor merupakan Kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang mencapai 5,5 juta jiwa. Untuk cakupan vaksinasi di Kabupaten Bogor saat ini sudah mencapai 1.716.865 juta atau 20,21%.

Jika dibandingkan dengan kota jumlah tersebut bisa mencapai 100%, karena besarnya jumlah penduduk, dirinya diminta oleh Satgas COVID Pusat bahwa Kabupaten Bogor harus mampu melaksanakan vaksinasi 100 ribu per hari.

"Bayangkan 100 ribu per hari yang harus divaksin, ini tantangan buat kita menuju Indonesia Sehat, sehingga kita sekuat tenaga dengan Nakes yang ada, tadinya kita punya 1.076 Nakes, Alhamdulilah ketika koordinasi dengan lembaga kesehatan termasuk RS Swasta, klinik, asosiasi bidan, Nakes kita ditambah 600 orang totalnya jadi 1.676, ini kekuatan kita, dengan jumlah yang minim kita mampu melaksanakan vaksinasi 50 ribu orang per hari," tandas Ade.

(akd/ega)