Cek Tes PCR Penumpang dari LN di Soetta, Menhub: Jangan Ada Penumpukan

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 22:48 WIB
Kemenhub
Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek prosedur pemeriksaan kesehatan penumpang kedatangan internasional. Tinjauan ini ia lakukan di Bandara Soekarno Hatta usai melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Barat sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan COVID-19 dan Kemenhub mengatur dilakukannya sejumlah penerapan protokol kesehatan bagi para penumpang yang datang di Bandara Soetta. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran varian virus baru COVID-19 termasuk Varian Mu (B.1.621) masuk ke Indonesia melalui simpul-simpul transportasi yang melayani rute internasional.

Adapun Bandara Soekarno Hatta diketahui menjadi salah satu bandara yang dibuka untuk melayani kedatangan penumpang internasional, selain Bandara Sam Ratulangi di Manado. Dalam tinjauannya, Budi diketahui mengecek pelaksanaan tes PCR yang dilakukan di Bandara Soekarno Hatta dengan tujuan mengurangi potensi penularan akibat Tes PCR yang dilakukan di Wisma Atlet Pademangan.

Ia menilai adanya tes PCR di bandara bagi para penumpang internasional yang baru datang di Bandara Soetta akan memperkecil risiko penularan. Sebab, penumpang yang positif maupun negatif sudah dipisahkan sejak di bandara.

"Apa yang dilakukan AP II ini dengan menyediakan tes PCR di bandara sudah baik, dalam rangka pengendalian di pintu-pintu masuk internasional. Yang perlu diperhatikan adalah penyiapan ruangan khusus di bandara agar jangan sampai terjadi penumpukan penumpang yang sedang di tes PCR maupun yang sedang menunggu hasil tes PCR," jelas Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (19/9/2021).

Ia menambahkan, guna mencegah terjadinya penumpukan penumpang kedatangan internasional, PT Angkasa Pura II telah menyediakan 3 (tiga) holding bay sebelum penumpang internasional melakukan tes PCR. Selain itu, disediakan juga 1 area menunggu (waiting bay) bagi penumpang untuk menunggu hasil tes PCR serta memproses perjalanan ke lokasi karantina.

Menurut Budi, holding bay ialah sebuah ruangan yang disediakan bagi penumpang internasional yang baru mendarat. Fasilitas ini disediakan guna menghindari adanya kerumunan menjelang pemeriksaan PCR sehingga protokol kesehatan tetap terjaga.

Sementara itu, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan seluruh stakeholder Bandara Soekarno-Hatta berupaya menjaga penerapan ketentuan di dalam SE Kemenhub Nomor 74/2021.

Ia menerangkan pihaknya berkoordinasi dengan maskapai, ground handling, dan stakeholder lainnya agar manajemen dapat dilakukan. Baik untuk operasional pesawat di sisi udara, gate kedatangan di terminal, serta situasi di dalam terminal. Harapannya, dengan upaya ini prosedur kedatangan internasional sesuai SE Kemenhub Nomor 74/2021 dapat dijalankan dengan baik.

"Kami akan menjaga pengaturan slot penerbangan, lokasi parkir atau parking stand untuk pesawat, dan holding bay di dalam Terminal 3 guna memastikan kelancaran alur kedatangan internasional. Apabila diperlukan, maka holding bay akan ditambah guna memastikan protokol kesehatan terjaga dan tidak terjadi penumpukan," jelas Awaluddin

(akn/ega)