Presiden Ngebet Mampir ke Palestina
Sabtu, 08 Apr 2006 23:45 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono rencananya melakukan kunjungan selama 8 hari ke Timur Tengah. Dalam kunjungan tersebut Presiden ngebet ingin mampir ke Palestina dan Irak. Namun tak diketahui apa alasannya."Ke Palestina belum pasti. Tapi beliau ingin bertemu PM Ismail Haniya dan Presiden Mahmoud Abbas," kata Utusan Khusus RI untuk Urusan Timur Tengah Alwi Shihab. Hal tersebut diungkapkan Alwi usai mendampingi Presiden SBY menerima mantan Penasehat PBB untuk Timur Tengah Lakhdar Brahimi, di Kantor Presiden,Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta (8/4/2006). Alwi menjelaskan, baru empat negara yang dipastikan akan dikunjungi Presiden pada kunjungan delapan harinya di Timur Tengah. Yakni Saudi Arabia, Kuwait, Qatar dan Uni Emirat Arab. Lebih lanjut Alwi mengungkapkan, dalam pertemuan selama satu jam tersebut, Lakhdar meminta pemerintah Indonesia lebih berperan aktif menyelesaikan konflik di Palestina dan Irak. Pasalnya, RI merupakan negara berpenduduk muslim terbesar dan dianggap sebagai pemimpin di Asia-Afrika dan negara Islam Moderat. Pada kesempatan sama Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal mengatakan, isu yang dibicarakan SBY dan Lakhdar berkisar pada masalah yang dihadapi negara-negaraIslam. Khususnya konflik Palestina, pendudukan Irak dan Afghanistan.
(ahm/)











































