Balkenende: Indonesia Sahabat Sejati

Media Belanda Positif

Balkenende: Indonesia Sahabat Sejati

- detikNews
Sabtu, 08 Apr 2006 17:37 WIB
Den Haag - Balkenende menyebut Indonesia sebagai sahabat sejati. Perhatian media Belanda atas sikap presiden Yudhoyono juga cukup positif. Kunjungan PM Balkenende ke Indonesia mendapat perhatian luas media Belanda. Perhatian terbesar terutama kepada sikap presiden Susilo Bambang Yudhono yang akan meninjau kembali kebijakan visa terhadap warga negara Belanda. "Susilo mengatakan bahwa (peninjauan) itu akan cukup cepat, mungkin dalam beberapa pekan," bunyi laporan televisi dan koran-koran beroplah besar, seperti De Volkskrant dan De Telegraaf edisi hari ini, Sabtu (8/4/2006).Sikap presiden tersebut dipuji sebagai langkah perubahan positif atas kebijakan visa yang berlaku sekarang. Selama ini, tepatnya sejak 1/2/2004, warga negara Belanda yang mau ke Indonesia harus mengurus visa di KBRI Den Haag dan itu tidak gratis. Masa berlaku visa juga dikurangi dari semula 3 bulan.Media Belanda membandingkan kebijakan terhadap warga negara Belanda tersebut dengan warga negara lainnya. "Turis-turis negara lain tidak perlu datang ke KBRI, tetapi dapat langsung membeli visa pada saat kedatangan di Indonesia (visa on arrival/VoA, red). Dan (VoA) itu juga lebih murah," bunyi ulasan Selain menyoroti sikap positif presiden Yudhoyono, perhatian selebihnya diberikan kepada sang Perdana Menteri. Balkenende pada gilirannya menyampaikan rasa terimakasih kepada Yudhoyono dan menyebut sikapnya sebagai "bukti atas hubungan persahabatan yang istimewa" antara kedua negara. "Belanda dan Indonesia adalah sahabat sejati," demikian Balkenende.Selama kunjungan kerjanya di Jakarta, Balkenende melakukan pembicaraan empat mata dengan sejawat Yudhoyono, jamuan makan siang dengan para menteri, dan membicarakan masalah kerjasama antara lain di bidang pendidikan, kerjasama kepolisian, dan pemberantasan korupsi. Disebutkan, bahwa dengan kunjungan kerjanya itu PM Balkenende ingin mempererat hubungan bilateral antara kedua negara.Ungkapan terimakasih presiden Yudhoyono atas kontribusi Belanda untuk pembangunan kembali Aceh pasca bencana tsunami, juga mendapat perhatian. Presiden disebutkan juga berterimakasih atas peranan Belanda pada misi damai Eropa untuk masalah Aceh. (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads