RI Percepat VOA untuk Belanda

RI Percepat VOA untuk Belanda

- detikNews
Sabtu, 08 Apr 2006 15:09 WIB
Jakarta - Pemerintah RI akan mempercepat pemberian visa on arrival (VOA) bagi warga Belanda dan beberapa negara lainnya. Fasilitas tersebut diyakini memperlancar kerjasama perdagangan dan pariwisata. "Sesungguhnya kami telah meninjau ulang kebijakan visa yang berlaku bagi warga Belanda dan negara lain. Berdasar itu dalam waktu dekat ada perubahan mengarah pada pemberian VOA," kata Presiden Susilo B. Yudhoyono (SBY) . Pernyataan tersebut ia sampaikan saat memberikan keterangan kepada wartawan tentang hasil pembicaraan bilateralnya dengan PM Belanda, Jan Pieter Balkenende, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (8/4/2006). Namun belum bisa dipastikan kapan fasilitas tersebut akan diberikan secara resmi pada Belanda. Peninjauan ulang masih terus berlangsung, agar seluruh kepentingan orang asing untuk tinggal di Indonesia terakomodir secara proporsional dan tidak bertentangan dengan aturan perundangan yang ada. "Jangan lihat waktu yang dibutuhkan untuk berikan VOA, tapi komitmen menyelesaikan masalah yang kompleks itu. Melakukan review kebijakan dan evaluasi perkembangannya. Ini (VOA) bukan hanya untuk Belanda, tapi juga lainnya," tutur SBY. Atas janji SBY untuk mempercepat pemberian VOA, PM Balkenende menyatakan rasa terimakasihnya. Dirinya sudah menemui beberapa kalangan membicarakan secara khusus rencana pemberian VOA. "Kita lihat ada peluang untuk meningkatkan kerjasama perdagangan dan investasi dengan Indonesia. Saya rasa dengan adanya VOA ini akan lebih memperlancar hubungan dua negara," ujar Balkenende. Pada akhir tahun lalu, nilai investasi Belanda di Indonesia tercatat sebesar US$ 472 juta. Naik dari periode sebelumnya yang hanya US$ 260 juta. Sementara kerjasama bidang perdagangan yang kini mencapai US$ 2,6 miliar diharapkan akan meningkat hingga US$ 2,7 miliar pada 2010. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads