Palembang Dijatah 500 Eks Playboy

Palembang Dijatah 500 Eks Playboy

- detikNews
Sabtu, 08 Apr 2006 14:52 WIB
Palembang - Peredaran majalah Playboy versi Indonesia edisi perdana di Palembang hanya dipatok 500 eksemplar. Majalah bercover Andhara Early itu baru akan sampai ke tangan agen dan pengecer Sabtu (8/4/2006) malam. "Tahap pertama Sumsel kebagian 500 eksemplar. Kalau tidak berubah, pukul delapan malam (20.00 WIB) nanti majalah Playboy tiba di Palembang," kata distributor resmi Majalah Playboy Indonesia Wilayah Palembang, Bayu Agency, Helmy Marsindang, kepada pers di Palembang, Sabtu (8/4/2006).Menurut Helmy, yang mengaku agennya sebagai satu-satunya yang ditunjuk sebagai distributor, 500 eksemplar majalah Playboy itu dibagi dua kategori. Yakni, 300 eksemplar dibeli putus, sedangkan sisanya dengan sistem konsinyasi. Bagoes Erlangga, staf Bayu Agency menambahkan, yakin majalah Playboy Indonesia ini laku dijual di Sumsel. "Yang bertanya dan ingin membeli sudah banyak sekali. Baik pengecer maupun masyarakat umum. Makanya, kita yakin 500 eksemplar itu bakal habis," kata dia. Sedangkan harga eceran majalah ini di Palembang Rp 40 ribu per eksemplar. Sejumlah Agen Tidak JualSementara sekitar 10 distributor majalah di Palembang tidak mengambil majalah berikon 'porno' itu. Termasuk Toko Buku Gramedia di Jalan Kolonel Atmo dan distributor majalah dan koran terbesar di Palembang PT Sriwijaya di Jalan Cek Syekh. "Porno, no lah," kata Syarif, pegawai PT Sriwijaya.Sementara sejumlah warga Palembang tidak begitu antuasias dengan beredarnya majalah Playboy. "Ah, buat apa beli majalah seperti itu. Lebih baik untuk beli beras aja duit sebanyak itu. Sudah dosa, habis duit pula," kata Beben, sopir angkot jurusan Lemabang-Ampera.Sementara Anton, mahasiswa Perguruan Tinggi Bahasa Asing Methodist, juga mengaku tidak tertarik membeli Playboy. "Katanya, isinya biasa saja. Ya, itu kan cara orang mengambil duit dengan cara membesar-besarkan persoalan," kata Anton. (asy/)


Berita Terkait