Ortu Siswi Adegan Mesum: Saya Tetap Tegar Hadapi Cobaan Ini

Ortu Siswi Adegan Mesum: Saya Tetap Tegar Hadapi Cobaan Ini

- detikNews
Sabtu, 08 Apr 2006 14:16 WIB
Pekanbaru - Hati orangtua mana yang tidak terpukul melihat anak gadisnya beradegan mesum dengan sang pacar. Apalagi rekaman adegan mesum itu menyebar luas ke publik. Orang tua siswi SMU 5 Pekanbaru ini hanya bisa pasrah. "Saya harus tegar menghadapi cobaan ini. Ini sebuah pukulan berat buat keluarga saya. Namun saya tidak boleh patah semangat. Semua ini harus dihadapi dengan sabar dan tawakal," kata Novina, orang tua murid siswi eks SMU 5 Pekanbaru dalam perbicangan dengan detikcom, Sabtu (8/04/2006) di Pekanbaru. Vina adalah orangtua murid dari siswa eks SMU 5 Pekanbaru berinisial Mrt. Sebagaimana diketahui, telah beredar rekaman hubungan seksual Mrt bersama pacarnya, At, yang dulu satu lokal di kelas II IPS SMU 5 Pekanbaru. Vina mengakui bahwa pelaku adegan mesum yang beredar itu adalah putri kesayangannya. Dia sangat terpukul ketika melihat kenyataan yang ada. Selaku orangtua, dirinya juga sudah berusaha semaksimal mungkin dalam mengasuh anaknya. "Tapi sudahlah, ini sebuah cobaan buat saya untuk bisa lebih introspeksi diri. Saya cuma bisa berharap dan berdoa agar tetap bisa tegar menghadapi semua ini. Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi, terkecuali memohon petunjuk pada Yang Kuasa," kata Vina dengan nada datar. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah yang dirasakan Vina yang berprofesi sebagai wartawan. Tidak sedikit SMS diterimanya yang malah memberikan cemooh. Seakan ada kelompok di lingkungan kerjanya yang senang dengan peredaran rekaman mesum putri kesayangannya itu. "Mampus loe, rasain rekaman anakmu beredar luas. Mampuslah kau, syukurin," kata Vina menyebutkan salah satu isi SMS yang dia terima. Tak cuma itu saja, masih ada yang lebih kurang ajar lagi. Sudah harus menanggung malu, eh malah ada yang iseng mencoba untuk melakukan upaya pemerasan kepada keluarga Vina. Pemerasan itu dilakukan seseorang yang menelepon dirinya dan meminta uang pada keluarga wartawan ini. Upaya pemersan ini bertujuan agar kasus rekaman mesum putrinya itu tidak disebarluaskan. "Entahlah dik, banyak SMS atau telepon yang masuk pada saya. Ada sebagian memberi spirit pada saya untuk tetap sabar. Tapi tidak sedikit pula ada yang menghina saya. Malah ada yang berupaya untuk melakukan pemerasan segala," kata Vina.Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Edi Fariyadi kepada detikcom mengatakan, pihaknya akan tetap menyelidiki kasus penyebaran rekaman mesum itu. Pihaknya untuk tahap awal akan memanggil Kepala SMU 5 Hasan Basri. "Rabu pekan, kita akan segara memintai keterangan kepala sekolah. Kita akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penyebaran rekaman mesum itu," kata Edi. (asy/)


Berita Terkait