Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Kalteng Vaksinasi Pelajar SMP-SMA

Eqqi Syahputra - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 16:11 WIB
Pemprov Kalteng
Foto: dok. Pemprov Kalteng
Jakarta -

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengunjungi wilayah Barito, tepatnya Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Utara, dalam rangka pemantauan langsung pelaksanaan percepatan vaksinasi pelajar SMP dan SMA sederajat.

Di Kabupaten Murung Raya, pelaksanaan vaksinasi pelajar SMP dan SMA sederajat dilaksanakan di SMA Negeri 1 Murung. Sugianto terus mendorong percepatan vaksinasi pelajar demi kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

"Saya memahami kerinduan anak-anak untuk segera kembali bersekolah normal seperti biasa, bagaimanapun, peran tatap muka antara guru dan murid tidak dapat digantikan sepenuhnya dengan peran teknologi, semoga pandemi ini cepat berakhir, dan peserta didik dapat sekolah seperti biasa" ujar Sugianto dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/9/2021).

Sugianto menekankan kepada pemerintah kabupaten untuk bersinergi dengan lintas sektor agar percepatan vaksinasi di Kabupaten Murung Raya mencapai target yang diharapkan.

Lebih lanjut, setelah mengunjungi Bumi Tira Tangka Balang Kabupaten Murung Raya, Sugianto bertolak menuju Bumi Iya Mulik Bengkang Turan Kabupaten Barito Utara, tepatnya di Kota Muara Teweh.

Sugianto beserta istri dan rombongan langsung melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal bagi Pelajar di SMKN-1 Muara Teweh. Kegiatan pencanangan vaksinasi massal pelajar dibuka secara resmi oleh Sugianto. Adapun jumlah peserta didik yang divaksin sebanyak 400 orang. Pencanangan tersebut merupakan simbolik dari pelaksanaan vaksinasi bagi 6000 orang peserta didik SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Barito Utara.

"Saya ingin memastikan vaksinasi untuk anak didik ini betul-betul terlaksana dengan baik, sehingga herd immunity di seluruh satuan pendidikan telah terbentuk, agar tidak ada keraguan lagi untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka," tambah Sugianto.

Selain itu, Sugianto menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi para siswa, agar generasi mendatang bisa menjadi pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia.

"Anak-anak muda harus memiliki karakter, pentingnya pendidikan karakter agar generasi muda kita menjadi pemuda dan pemudi bukan hanya memiliki daya saing, tapi juga berakhlak mulia dan tangguh," pungkasnya.

(prf/ega)