Puncak Bogor Macet Melulu, Menhub Minta Optimalkan Ganjil Genap

Eqqi Syahputra - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 15:46 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau penerapan ganjil genap di Simpang Gadog, Puncak, Kabupaten Bogor. Hal itu dilakukan untuk melihat langsung implementasi ganjil genap dalam mencegah terjadinya kepadatan di kawasan wisata.
Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau penerapan ganjil genap di Simpang Gadog, Puncak, Kabupaten Bogor. Hal itu dilakukan untuk melihat langsung implementasi ganjil genap dalam mencegah terjadinya kepadatan di kawasan wisata.

Pasalnya, kata dia, kemacetan yang terjadi di kawasan puncak telah menjadi masalah yang besar dalam tiga pekan terakhir. Hal ini disebabkan karena puncak menjadi salah satu daerah yang menjadi favorit masyarakat di sekitar Jabodetabek untuk menghabiskan waktu berlibur.

"Sesuai dengan terbitnya Inmendagri Nomor 42 Tahun 2021 di poin 5 bahwa untuk daerah PPKM level 3, kawasan wisata sudah dibuka dengan protokol kesehatan yang ketat dan pembatasan, serta harus ada pemberlakuan ganjil-genap di jalan-jalan menuju kawasan wisata mulai Jumat pukul 12.00 hingga Minggu pukul 18.00," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/9/2021).

Budi menambahkan Peraturan Menhub terkait kebijakan ganjil-genap di kawasan wisata akan segera dikeluarkan tidak hanya untuk kawasan Puncak, tapi juga di kawasan wisata lainnya di Indonesia selama penerapan PPKM.

"Saya sampaikan kepada Pak Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, supaya puncak itu tidak hanya berita macet saja, bagaimana ini bisa jadi tidak macet lagi. Kami mohon kepada Polri untuk mengawal apa yang menjadi kebijakan dari Inmendagri maupun Peraturan dari Kemenhub. Dan saya minta Pemda juga kooperatif menindaklanjuti kebijakan ini," tambah Budi.

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono mengatakan sinergitas dari semua pihak menjadi hal yang sangat penting untuk memperlancar implementasi kebijakan ganjil genap tersebut. Dari tiga pekan telah diberlakukan memang sempat terjadi lonjakan kendaraan namun hal tersebut dapat ditangani dengan baik.

"Sinergitas Polri dan stakeholder terkait sangat dibutuhkan dan ini sudah di manage dengan baik oleh Polda dan Polres di sini. Kita terus lakukan evaluasi dan hingga saat ini sudah sangat bagus dan efektif," tutur Istiono.

Sebagai informasi, berikut delapan lokasi penyekatan dan pos pemeriksaan ganjil genap yang diterapkan di jalur Puncak Bogor, yakni Pos Simpang Gadog, Pos penutupan arus Cibanon, Pos Check Point Gerbang Tol Ciawi, Pos Penutupan Arus Bendungan, Pos Checkpoint Rainbow Hills, Pos Check Point Pasir Angin, Jalur Babakan Madang, yaitu Belanova, dan Check Point pintu gerbang Sirkuit Sentul.

Turut hadir dalam tinjauan tersebut, Kepala BPTJ Polana B. Pramesti, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiadi, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Kapolda Jabar Brigjen Pol Eddy Sumitro.

(akd/ega)