BPJAMSOSTEK Serahkan Langsung Piala Paritrana Award ke Gubernur DIY

Angga Laraspati - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 13:44 WIB
BPJAMSOSTEK Serahkan Langsung Piala Paritrana Award ke Gubernur DIY
Foto: Dok. BPJAMSOSTEK
Jakarta -

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo menyerahkan piala dan hadiah langsung kepada Gubernur D.I Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang telah memenangkan Paritrana Award Tahun 2020, Jumat (17/9) kemarin. Sebagai juara 1 pada kategori provinsi, D.I Yogyakarta berhak mendapatkan piala serta hadiah berupa kendaraan operasional roda 4.

Pengumuman DI Yogyakarta sebagai pemenang diinformasikan dalam acara penganugerahan yang digelar secara daring pekan lalu. Pengumuman dilakukan oleh Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) yang didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri

"Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada Pemda DIY yang telah menjuarai Paritrana Award Tahun 2020 pada kategori Provinsi. Kami berharap prestasi yang telah diraih ini dapat terus dipertahankan serta menginspirasi pemerintah daerah lainnya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di wilayahnya masing-masing," terang Anggoro dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/9/2021).

Dalam memperluas cakupan kepesertaan di wilayahnya, Pemda DIY telah mencanangkan Sapta Upaya Paritrana. Sapta Upaya Paritrana bermakna Tujuh Upaya Perlindungan yang antara lain terdiri dari terbitnya regulasi atau perjanjian kerja sama tentang pelaksanaan Jamsostek dan pengawasannya, Perlindungan pada Non ASN, Aparatur Desa, Pendamping Desa Budaya dan Tenaga BUKP.

Pemda DIY juga memberikan perlindungan pada Satlinmas Rescue dan relawan, kepada pelaku seni dan abdi dalem, serta yang terakhir kepada Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis). Anggoro pun mengajak semua pihak bersama-sama mendorong optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan sebagaimana Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2021.

Aturan terbaru yakni Kemendagri No. 27 Tahun 2021 juga dimaksudkan agar Gubernur dan Pemerintah kota menganggarkan Jamsostek untuk seluruh tenaga kerja di wilayahnya. Dirinya menambahkan bahwa masih banyak pekerja rentan yang belum terlindungi.

Anggoro juga menuturkan BPJAMSOSTEK siap untuk berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik di level pusat hingga daerah untuk mewujudkan perlindungan paripurna dan kesejahteraan pekerja dan keluarga.

"Semoga prestasi yang diperoleh dapat meningkatkan semangat pada pemenang untuk terus menggelorakan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerahnya. Secara umum, Paritrana Award ini diharapkan dapat memotivasi pemda dan pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja Indonesia," ujar Anggoro.

Sementara itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi yang baik antara Pemda DIY dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk di dalamnya pekerja Non ASN dan pekerja rentan.

Beragam upaya telah dilakukan dalam mewujudkan hal tersebut diantaranya melalui regulasi mengenai Pelaksanaan Pengawasan dan Perlindungan Ketenagakerjaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, dalam rangka mendukung Inpres nomor 2 Tahun 2021, Pemda DIY akan terus mendorong implementasi melalui Peraturan Gubernur tentang Optimalisasi Kepesertaan dan Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Seperti yang diketahui Paritrana Award merupakan ajang apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pelaku usaha yang memiliki komitmen serta dukungan terhadap pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Pada tahun ini Paritrana Award telah memasuki tahun keempat dan diikuti oleh 34 provinsi, 124 Kabupaten/Kota, 143 Badan Usaha Skala Besar, 157 Badan Usaha Skala Menengah dan 34 UKM yang mewakili tiap provinsi.

(akd/ega)