Ratusan Bus Mogok, Ribuan Penumpang Terlantar
Jumat, 07 Apr 2006 21:20 WIB
Palembang - Ribuan warga Palembang yang menetap di kawasan Palembang Ilir, Palembang, terpaksa harus berjalan kaki atau naik ojek saat pergi dan pulang kerja pada Jumat (7/4/2006) ini. Penyebabnya ratusan bus kota yang melalui kawasan itu mogok.Pemogokan sekitar 120 bus kota itu dilakukan sebagai sikap para supir yang menuntut rute trayek dikembalikan seperti semula, yakni pemberhentian bus kota di kawasan Sebatang, Kalidoni, Palembang, yang sebelumnya di kawasan Jalan Intirub diubah di perempatan di muka gudang Coca-Cola."Kami menuntut rute dikembalikan seperti semula. Sebab akibat perubahan rute itu pendapatan kami berkurang," kata Herman, juru bicara para sopir kepada detikcom.Aksi yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga malam ini masih berlangsung. Mereka kemudian mendatangi Walikota Palembang. Namun, dalam pertemuan tersebut belum dapat diputuskan pengembalian rute yang mereka inginkan."Kalau besok pemerintah belum mengembalikan rute, kami tetap mogok," katanya.Akibat dari aksi tersebut, ribuan pegawai dan pelajar diturunkan secara paksa di jalan oleh pengemudi bus. Mereka pun terpaksa berjalan kaki atau naik ojek ke kantor. Begitupun saat pulang.Bus kota yang melalui Palembang Ilir atau di kawasan Kecamatan Kalidoni, Ilir Timur II dan Kuto Batu ini yakni melintas di Jalan Veteran, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Sei-Lais. Kawasan Palembang Ilir merupakan kawasan terpadat di Palembang. Jurusan bus kota ini yakni Pusri-Plaju dan Pusri-Kertapati.Menanggapi mogok tersebut, beberapa sopir angkutan kota jurusan Sei-Batang-Pasar Lemabang menilai aksi mogok itu hanya menguntungkan pemilik bus.
(mar/)











































