Anggap Wajar Pujian Gibran ke Anies, PDIP Kutip Filosofi Kepemimpinan Jawa

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 08:13 WIB
Ahmad Basarah
Foto: Ahmad Basarah (dok. MPR)
Jakarta -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memuji Gubernur DKI Anies Baswedan terkait pengendalian COVID-19 di Jakarta. PDIP menilai wajar Gibran melontarkan pujian untuk Anies.

"Pujian Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas keberhasilan menekan penyebaran COVID-19 adalah sesuatu yang wajar dia lakukan," kata Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/9/2021).

Namun, Basarah yakin Gibran paham kalau keberhasilan penanganan COVID-19 di Jakarta tak lepas dari kerja keras ayahnya, Presiden Jokowi. Sebab, DKI Jakarta termasuk dalam wilayah Indonesia yang dipegang kendali oleh Jokowi.

"Tetapi Gibran pasti sangat paham bahwa sukses penanganan COVID-19 di Indonesia, termasuk di wilayah DKI Jakarta, berkat kerja keras dan cerdas Presiden Jokowi yang merupakan ayah kandungnya sendiri," ujarnya.

"DKI Jakarta adalah salah satu provinsi di wilayah NKRI, sehingga penanganan COVID-19-nya pun tidak terlepas dari strategi penanganan COVID-19 yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi selaku Kepala Pemerintahan Republik Indonesia," lanjut Basarah.

Basarah menyebut Gibran tidak mungkin memuji keluarga sendiri. Yang mana, menurut Basarah, sesuai dengan filosofi kepemimpinan Jawa.

"Dalam filosofi kepemimpinan Jawa, akan dianggap wagu atau kurang etis kalau kita memuji-muji diri sendiri atau keluarga kita sendiri, sehingga pujian sukses penanganan COVID-19 itu diarahkan kepada Gubernur DKI. Tapi Gibran menyerahkan penilaian keberhasilan sukses Presiden Jokowi dalam mengatasi pandemi global COVID-19 tersebut kepada rakyat," ucaonya.

Wakil Ketua MPR ini lantas meminta Anies untuk bersikap fair dan jujur. Dengan mengakui kesuksesan Jokowi dalam mengatasi pandemi.

"Namun begitu juga sebaliknya, dengan pujian Gibran tersebut, secara tersirat Anies Baswedan juga diharapkan bisa bersikap fair dan jujur untuk mau mengakui kesuksesan kepemimpinan Presiden Jokowi dalam mengatasi pandemi COVID-19 di Tanah Air, termasuk di wilayah kerja Gubernur Anies karena DKI Jakarta bagian dari provinsi Negara Republik Indonesia dan bukan bersifat 'negara dalam negara'," ujarnya.

"Sikap pemimpin yang jujur dan objektif seperti itu sangat penting sebagai sarana pendidikan politik rakyat dan memperkuat etika kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Sukses pembangunan nasional memang harus ada prasyarat adanya gotong royong antara pemerintah pusat dan daerah serta tidak boleh masing-masing jalan sendiri-sendiri," lanjut Basarah.

Lebih lanjut, Basarah tidak melihat tidak ada motif lain di balik pujian Gibran kepada Anies. Menurutnya, PDIP saat ini masih fokus berjuang membantu Jokowi mengatasi COVID-19.

"Saya juga tidak melihat pujian Gibran kepada Anies karena dia punya motif untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta tahun 2024 yang akan datang karena baik Gibran maupun PDI Perjuangan sendiri sebagai partai tempat Gibran bernanung masih fokus untuk membantu Presiden Jokowi untuk berjuang mengatasi pandemi global COVID-19," tuturnya.

Lihat juga video 'Momen Gibran Dampingi Jokowi saat Hadiri Kegiatan MRPTN UNS Solo':

[Gambas:Video 20detik]