Coba Tutupi Rekaman Seks, Kepsek SMU 5 akan Dipanggil Polisi

Coba Tutupi Rekaman Seks, Kepsek SMU 5 akan Dipanggil Polisi

- detikNews
Jumat, 07 Apr 2006 16:54 WIB
Pekanbaru - Heboh beredarnya adegan mesum pasangan ABG murid SMU 5 Pekanbaru, pihak kepolisian akan segera mengusutnya. Tahap awal, Kepala Sekolah (Kepsek) SMU 5 Hasan Basri akan dimintai keterangan. Kapoltabes Pekanbaru Kombes Pol James Umboh mengungkapkan hal itu kepada wartawan di Mapolda Riau, Jumat (7/04/2006) di Jl Sudirman, Pekanbaru. Menurut James, Kepsek SMU 5 Pekanbaru akan dimintai keterangan, karena telah mencoba menutup-nutupi kasus tersebut. "Dalam kasus ini, kita masih mempelajari sejumlah barang bukti yang ada pada kita. Namun dalam waktu dekat, kita juga akan memanggil Kepsek SMU 5 untuk dimintai keterangan. Ada dugaan, Kepsek turut menghalangi jalannya penyelidikan dan mencoba menghilangkan barang bukti," tegas Kapoltabes Pekanbaru. Hasan Basri ketika dikonfirmasi secara terpisah, mengaku siap untuk dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. "Kalau sekadar untuk dimintai keterangan, saya siap kok," kata dia pada detikcom. Adegan mesum pasangan belia itu kini sudah menyebar ke publik, baik lewat HP atau malah mampir ke salah satu situs porno. Kasus ini memang sempat ditutup-tutupi pihak sekolah. Malah sekitar satu bulan lalu, saat ditemui sejumlah wartawan, Hasan membantah adanya kasus ini. Waktu itu dia bersikeras, tidak ada peredaran rekaman mesum dari HP-ke HP di sekolah itu. Malah Hasan sempat menentang wartawan untuk membuktikan rekaman seksual layaknya pasangan suami istri yang dilakukan muridnya itu. Belakangan, setelah rekaman mesum lewat HP itu beredar luas, barulah Hasan mengakui adanya perbuatan yang melanggar asusila yang dilakukan muridnya. Malah kini Hasan mengakui kedua muridnya berhubungan intim itu sudah dikeluarkan dari sekolahnya. Setelah dikeluarkan, kabarnya sang cowok masih tetap bersekolah di salah satu SMU Negeri di Pekanbaru. Maklumlah si cowok bernitial At dikabarkan anak seorang pejabat di lingkungan Pemkot Pekanbaru. At juga dikenal di sekolahnya, sebagai siswa yang suka bolos. Sedangkan Mrt dikabarkan anak seorang wartawan yang kini dipindahkan orang tuanya ke salah satu SMU di Jakarta. (asy/)


Berita Terkait