33 Ribu Siswa Ikut Tes Masuk UGM

33 Ribu Siswa Ikut Tes Masuk UGM

- detikNews
Jumat, 07 Apr 2006 16:06 WIB
Yogyakarta - Sebanyak 33.274 siswa SMA akan mengikuti Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada (UM UGM). Ujian tulis akan dilaksanakan pada hari Minggu (9/4/2006) di 34 tempat di seluruh Indonesia. Dari 33.274 peserta itu terdiri 17.704 peserta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 9.343 peserta Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan 6.228 peserta Ilmu Pengetahuan Campuran (IPC).Ketua Pelaksana UM UGM, Budi Prasetyo, kepada wartawan mengatakan, ujian akan dilaksanakan serentak pada hari Minggu yang tersebar di 34 wilayah di seluruh Indonesia. Total ruangan yang akan digunakan untuk ujian sekitar 500 ruangan yang tersebar di 58 lokasi di seluruh Indonesia."Tempat-tepat ujian di daerah-daerah itu, panitia bekerjasama dengan pengurus daerah Keluarga Alumn Gadjah Mada (Kagama)," kata Budi kepada wartawan di Gedung Pusat UGM, Bulaksumur Yogyakarta, Jumat (7/4/2006).Menurut Budi, dibandingkan dengan tahun 2005 dan tahun 2004, jumlah peserta pada tahun 2006 ini mengalami kenaikan lebih kurang 10 ribu peserta. Sedang pada tahun 2004 diikuti 19 ribu dan tahun 2005 sekitar 22.766 peserta. Khusus Yogyakarta, panitia menyiapkan 48 lokasi tempat ujian. Sebagian besar tempat ujian yang digunakan berada di kompleks UGM ditambah 3 tempat di Politeknik PPKP yang ada di sebelah utara kampus UGM di kawasan Barek. Sedang lokasi di UGM, hampir semua ruangan di 18 fakultas ditambah gedung pascasarjana digunakan untuk ujian tulis. Budi mengatakan, mulai hari Senin 3 April, informasi lokasi ujian bisa diakses melalui situs UGM di www.UGM.ac.id atau SMS ke nomor 7890. Caranya: ketik umlokasinomor ujian. Mulai hari Sabtu 8 April sudah ada pemandu yang siap memberikan informasi. "Jadi kami berharap peserta tidak perlu bingung lagi. Dan kalau ada peserta yang datang langsung pada Minggu saat ujian atau tidak menginap lebih dulu, panitia juga menyiapkan beberapa tempat untuk transit seperti di gedung UC UGM dan beberapa wisma UGM untuk keperluan mandi dan sebagainya," kata Budi didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Chairil Anwar.Chairil menambahkan, pada ujian masuk saat ini besarnya SPMA (Sumbangan Peningkatan Mutu Akademik) tidak mempengaruhi peluang kelolosan setiap peserta. Sebab ujian tulis saat ini adalah sebuah kompetisi akademik. "Penentuan siapa yang akan diterima itu didasarkan atas hasil tes dan daya tampung program studi, bukan berdasarkan jumlah SPMA yang disanggupi," katanya.Chairil juga mengingatkan agar mahasiswa mengisi SPM dengan jujur sesuai dengan kemampuan ekonomi keluarga. Pihaknya juga mengingatkan jangan percaya pada orang, joki atau calo yang manawarkan akan bisa masuk UGM dengan biaya tertentu. "Panitia UM-UGM adalah pemegang otoritas tunggal dalam menentukan diterima tidaknya seorang calon dan tidak pernah bekerjasama dengan pihak mana pun," demikian Chairil. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads