Tercatat 2 Juta Lebih Warga Kabupaten Sukabumi Jadi Peserta JKN-KIS

Khoirul Anam - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 16:30 WIB
BPJS Kesehatan & Pemkab Sukabumi
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

Direktur Perencanaan Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan Mahlil Ruby mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang menjamin akses layanan kesehatan masyarakat. Langkah itu melalui Program JKN-KIS bagi masyarakat Sukabumi.

"Kami sangat mengapresiasi komitmen kuat Pemkab Sukabumi, apalagi di masa pandemi COVID-19 tidak menghalangi dalam upaya terbaiknya melindungi penduduk Sukabumi dari risiko kesehatan. Pemkab juga terus mendukung implementasi program JKN-KIS dan mengupayakan tercapainya Universal Health Coverage (UHC) untuk seluruh penduduk Kabupaten Sukabumi," ujar Mahlil dalam keterangan tertulis, Kamis (16/9/2021).

Sementara itu Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengungkapkan, merupakan tanggung jawab pemerintah daerah untuk menjamin masyarakat Sukabumi mendapatkan jaminan kesehatan dengan mengoptimalkan pelaksanaan program JKN-KIS.

Marwan menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan program jaminan kesehatan di Kabupaten Sukabumi didukung oleh peran seluruh jajaran pemerintah daerah melalui instansi-instansi terkait dan fasilitas kesehatan, baik di tingkat pertama maupun rumah sakit.

"Semoga dengan pencapaian UHC ini menjadi pemicu semangat seluruh stakeholder di Kabupaten Sukabumi sesuai peran dan tugasnya masing-masing untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan program JKN-KIS," ungkapnya.

Ia memaparkan, tercapainya UHC merupakan kado terbaik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi bertepatan dengan ulang tahun ke-151 Kabupaten Sukabumi pada Jumat (10/9) lalu.

Menurutnya, capaian itu sesuai misi Kabupaten Sukabumi yaitu Terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Religius, Maju, dan Inovatif Menuju Masyarakat Sejahtera Lahir Batin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi Dwi Surini mengungkapkan, capaian kepesertaan Program JKN-KIS di Kabupaten Sukabumi, per September 2021 adalah 2.505.945 jiwa atau telah berada di angka 95,40 persen berdasarkan data Administrasi Kependudukan (Adminduk) Desember 2020.

"Angka pencapaian Kabupaten Sukabumi tersebut adalah capaian persentase UHC tertinggi ketiga di Kedeputian Wilayah Jawa Barat setelah Kota Cirebon dan Kota Cimahi," jelas Dwi.

Dwi menjabarkan, komposisi peserta saat ini untuk peserta Penerima Bantuan Iuran yang bersumber pada APBN (PBI APBN) sebanyak 1.486.102 jiwa (56,6%), Pekerja Penerima Upah (PPU) sebanyak 487.049 jiwa (18,5%), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sebanyak 253.271 (9,6%), Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja yang Didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PBPU dan BP PEMDA) sebanyak 252.397 (9,6%), dan peserta Bukan Pekerja (BP) sebanyak 27.126 (1,4%).

Sebagai informasi, BPJS Kesehatan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi untuk pencapaian UHC Kabupaten Sukabumi dalam kepesertaan Program JKN-KIS, di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/09).

Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Sukabumi, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi, unsur-unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi, serta instansi-instansi terkait di wilayah Kabupaten Sukabumi.

(mul/ega)