Media Kecele, Kecelakaan Pesawat Ternyata Cuma Latihan
Jumat, 07 Apr 2006 14:03 WIB
Nairobi - Sebuah pesawat yang mengangkut 80 orang jatuh di bandar udara Nairobi, Kenya. Musibah itu sempat diberitakan sejumlah media asing. Namun kemudian ada berita baru yang membuat pers internasional kecele. Kecelakaan itu ternyata cuma latihan. Huuuhh...!Otoritas Kenya ternyata sedang melakukan latihan kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Jomo Kenyatta. Latihan ini dimaksudkan untuk melatih kemampuan para pekerja dinas darurat dalam menangani musibah berskala besar. Latihan itu melibatkan insiden palsu jatuhnya pesawat yang mengangkut 80 orang dari Kisangani, Kongo, menuju Nairobi. Namun beberapa polisi dan petugas bandara tidak diberitahu soal simulasi itu. Akibatnya, mereka mengira bahwa insiden itu benar-benar terjadi."Kami baru diberitahu bahwa penerbangan ECHO dari Kisangani dengan 80 penumpang di dalamnya telah jatuh," ujar Christine Awando, petugas informasi penerbangan di Bandara Internasional Jomo Kenyatta International Airport, kepada AFP, Jumat (7/4/2006).Namun pada waktu bersamaan, pejabat bandara lainnya yang lebih senior mengatakan bahwa "kecelakaan" itu sebenarnya cuma simulasi yang telah direncanakan dengan matang. "Itu latihan, namun kami merencanakannya sedemikian rupa supaya terlihat nyata sehingga latihan itu bisa membantu kami memperbaiki kekurangan kami," ujar pejabat Otoritas Bandara Kenya.Menurutnya, semua maskapai yang beroperasi di bandara itu serta unit-unit pemerintah telah diberitahu sejak awal soal latihan itu. Namun berhubung polisi sempat mengumumkan keadaan darurat di bandara tersebut, media asing langsung melaporkan telah terjadi musibah di bandara.
(ita/)











































