2 Maling Pembobol Balai Kota Makassar Ditangkap!

Reinhard Soplantila - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 07:34 WIB
Makassar -

Unit Jatanras Polrestabes Makassar menangkap 2 orang pria yang membobol Balai Kota Makassar dan mencuri sejumlah barang di dalamnya. 2 Maling itu masih diperiksa lebih lanjut.

"Iya benar, Unit Jatanras Polrestabes Makassar berhasil mengamankan pelaku yang melakukan pencurian di Balai Kota. Dari hasil penyelidikan kami berhasil mengamankan dua orang pelaku," ujar Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu Afhi Abrianto, Kamis (16/9/2021).

Kedua pelaku ditangkap usai polisi melakukan penyelidikan selama tiga hari terkait kasus tersebut. Setelah mendapatkan informasi, tim kemudian menangkap pelaku di area sekitar Balai Kota Makassar, pada Rabu (15/9) malam.

Selain membekuk pelaku, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti kejahatan yang dilakukan oleh kedua pelaku, diantaranya HP, cinderamata, perkakas, dan berbagai alat tulis kantor. Polisi juga masih mencari sejumlah barang bukti lainnya.

"Ada beberapa macam barang bukti yang seluruh dari hasil kejahatannya ada yang telah kami temukan, tapi ada beberapa yang kami masih lakukan pencarian barang bukti," kata Afhi.

Meski demikian, polisi masih belum dapat memberikan keterangan terkait dengan peranan dan status dari kedua pelaku tersebut. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku.

"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku guna melanjutkan penyelidikan," tutur Afhi.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengaku curiga akan kasus Balai Kota Makassar dibobol maling. Dia mengungkap kamera pengawas CCTV sengaja dimatikan sehingga tidak berfungsi saat pencurian itu terjadi.

"Itu begitu saya selesai (menjabat tahun 2018) dimatikan memang, bukan mati, dimatikan," ucap Danny saat dihubungi detikcom, Rabu (15/9).

Danny awalnya mengaku heran karena ternyata kasus pencurian sudah cukup lama tapi baru dilaporkan ke dirinya sebagai Wali Kota. Danny mengaku pencurian itu dilaporkan setelah dia mendapat kabar dan melakukan pengecekan.

"Baru tahu, baru tahu. Setelah saya cek baru dikasi tahu saya. Bayangkan itu konyolnya ini barang-barang baru dikasi tahu juga saya dari lama mi," ungkap Danny.

Danny mengaku semakin heran karena kasus pencurian itu tidak langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Danny mengaku baru akan mengecek lebih lanjut mengapa kasus itu tak segera dilaporkan.

"Nggak dilaporkan. Nggak tahu bagaimana. Makanya saya agak heran itu," katanya.

(nvl/nvl)