Mahal-mahal Kok Jelek

Pembeli Playboy:

Mahal-mahal Kok Jelek

- detikNews
Jumat, 07 Apr 2006 13:13 WIB
Jakarta - Sejumlah pembeli majalah Playboy Indonesia edisi perdana banyak yang kecewa. Mereka tidak menyangka majalah yang identik dengan pose syur itu tampil terlalu sopan dibandingkan biasanya."Penginnya ya yang kayak di Amerika itu dong. Kalau ini gambarnya tidak terlalu syur, tidak seheboh yang dikhawatirkan," kata Rifki, salah seorang pembeli Playboy di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (7/4/2006).Rifki mengaku kecewa dengan terbitan pertama majalah berbandrol Rp 39 ribu untuk wilayah Jawa itu. Menurut Rifki, harga Playboy terlalu mahal jika dibandingkan dengan majalah hot lainnya. Majalah For Him Magazine (FHM) misalnya hanya seharga Rp 24 ribu."Kalau Playboy ini ya jelek. Mahal-mahal kok jelek. Mendingan beli FHM tadi," sesal Rifki. Pria ini mengaku akan pikir-pikir dulu untuk membeli Playboy edisi selanjutnya.Seorang pembeli lainnya yang enggan disebut namanya menilai FHM lebih berani dan lebih menarik dibandingkan majalah ber-cover Andhara Early itu. "Gambarnya bagusan ini (FHM). Lah ini Playboy malah banyak artikel politik dan sastranya," kata pembeli itu.Sementara itu, penjual di Stasiun Gambir masih takut-takut menjajakan Playboy. Tidak terlihat satupun majalah dari AS itu dipajang di kios majalah di stasiun.Selain tidak berani memajang, penjualan pun dilakukan dengan sembunyi-sembunyi. Para pembeli majalah berlambang kelinci bertuksedo itu dipanggil ke dalam kios terlebih dulu. Setelah masuk kios, majalah buru-buru dimasukkan ke plastik sehingga tidak terlihat lagi. "Takut kena razia," kata penjual itu.Saat ini penjual itu mengaku sedang menunggu kedatangan 500 eksemplar Playboy. "Ada yang sudah pesan dan belum kebagian. Jadi saya minta nambah," katanya. (iy/)


Berita Terkait