Kantor Playboy Dijaga Polisi
Jumat, 07 Apr 2006 11:52 WIB
Jakarta - Ancaman demo dan sweeping langsung membayangi majalah Playboy Indonesia yang nekat terbit hari ini. Polisi pun berjaga-jaga di kantor Playboy.Hingga pukul 11.45 WIB, Jumat (7/4/2006) kantor PT Velvet Silver Media yang menerbitkan majalah Playboy di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, dijaga sekitar 6 polisi. Kantor yang berada di samping Cilandak Town Square (Citos) itu sendiri masih tampak tenang. Belum satu pun kelompok massa yang datang untuk memprotes penerbitan edisi perdana majalah dengan cover Andhara Early itu. Polsek Cilandak sengaja menjaga kantor Playboy karena mengetahui kantor itu akan didatangi pengunjuk rasa. "Kita lihat kondisi di lapangan, nanti kalau perlu tambahan ada dari Polres yang datang," kata Iptu Basuki kepada detikcom.Selain polisi dan karyawan, yang mendatangi Gedung Asean Aceh Fertilizer (AAF), tempat Playboy berkantor hanyalah belasan wartawan. Para jurnalis dari media elektronik maupun cetak telah nyanggong di kantor tersebut sejak pukul 09.00 WIB. Namun Pimred Playboy yang ditunggu-tunggu untuk diminta wawancara belum mau menemui wartawan. Wartawan hanya bisa menunggu sambil membaca Playboy Indonesia yang diperoleh dari pengecer. Karyawan Playboy mengaku majalah itu sudah dikirim ke agen sehingga tidak bisa memberikan majalah itu kepada wartawan. "Tidak ada. Sudah dikirim ke agen. Jumlahnya sekitar 100 ribu eksemplar, tapi tak semuanya dikeluarkan karena kabarnya ada sweeping," kata salah seorang karyawan yang ditemui wartawan.
(iy/)











































