Menko Kesra: Buruh Pikirkan yang Pengangguran
Jumat, 07 Apr 2006 09:57 WIB
Jakarta - Masalah pengangguran bukan saja menjadi beban pikiran pemerintah, tetapi juga harus menjadi beban pikiran para buruh. Pengangguran menjadi masalah bersama."Dalam pembicaraan saya dengan Pak Menko tadi malam, beliau menghimbau para buruh ikut memikirkan saudara-saudara kita yang belum bekerja, jadi jangan hanya memikirkan apa yang terjadi atau dialami sekarang saja," ujar staf khusus Menkokesra, Lalu Mara Satria Wangsa kepada detikcom, Jumat (7/4/2006).Ditambahkan Mara, dialog antara buruh, pengusaha dan masyarakat mutlak dilakukan agar bisa mengatasi masalah pengangguran. Sebab sudah menjadi tugas pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja. Selanjutnya dialog bisa memberikan saling pengertian sehingga kepentingan masing-masing pihak bisa diakomodir. "Sekarang semua harus berpikir positif, karena di luar sana masih banyak hal-hal yang memang membutuhkan perhatian bersama," kata Mara menirukan Bakrie.Menurut Mara, Menko Kesra sangat menyesalkan demo buruh di Jakarta pada 4 April lalu yang telah mengarah pada tindakan anarkis. "Bila dihadapi dengan kepala dingin, bukan tidak mungkin segala sesuatunya akan berjalan dengan tertib," imbuh Mara.
(wiq/)











































