Anies Diingatkan Harus Bayar Formula E 5 Tahun, Wagub DKI: Sudah Berproses

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 14 Sep 2021 16:52 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Beredar surat Dispora DKI ke Gubernur Anies Baswaden untuk membayarkan commitment fee Formula E selama lima tahun. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza memastikan tak ada permasalahan dalam pembayaran commitment fee.

"Pokoknya Formula E sudah sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada. Commitment fee kewajiban sudah dipenuhi persiapan sudah diatur sedemikian baiknya," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (14/9/2021).

Riza juga menuturkan anggaran Formula E tak hanya bersumber dari APBD, tapi juga dari pihak swasta. Dia juga menyatakan pembayaran akan dibebankan pada tahun berikutnya.

"Nanti tidak hanya dibebankan APBD bahkan nanti dibebankan ke swasta. Nanti lunasnya tahun-tahun berikutnya dong masa harus lunas tahun ini sekarang," jelasnya.

Dia juga menilai pelunasan biaya komitmen Formula E sudah berproses sehingga, menurut Riza, tidak ada masalah dalam proses pelunasan.

"Nggak ada masalah, kita sudah jalan, kan sudah berproses soal Formula E. Insyaallah nanti bulan Juni 2022. Semuanya sudah selesai, pemeriksaan BPK juga alhamdulillah sudah selesai, dan hasilnya baik dan tidak ada kerugian dan tidak ada potensi kerugian," tuturnya.

Diketahui, surat itu dikeluarkan oleh Dispora DKI ke Anies. Surat Dispora ke Anies ini dibuat pada 15 Agustus 2019. Dalam surat itu, Pemprov DKI memiliki kewajiban membayar biaya komitmen selama lima tahun berturut-turut. Rinciannya sebagai berikut:

Sesi 2019/2020: 20 juta pound sterling
Sesi 2020/2021: 22 juta pound sterling
Sesi 2021/2022: 24,2 juta pound sterling
Sesi 2022/2023: 26,620 juta pound sterling
Sesi 2023/2024: 29,282 juta pound sterling

"Berdasarkan hasil kajian terhadap draf nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov DKI dengan Formula E Limited terdapat kewajiban yang harus dibayar oleh Pemprov DKI berupa biaya komitmen selama 5 tahun berturut-turut," tulis surat itu, seperti dilihat pada Selasa (14/9/2021).

Berdasarkan hasil rapat dengan Badan Anggaran DPRD DKI 13 Agustus 2019, anggaran untuk Formula E senilai 20 juta pound sterling atau setara Rp 360 miliar. Adapun anggaran itu sudah disetujui dan dibahas pada paripurna DPRD.

Pada diktum ketiga, DKI juga memiliki kewajiban membayar commitment fee pada 2020 untuk pembayaran asuransi sebesar 35 juta euro. Biaya itu untuk FEO, FIA, tim peserta, dan pembalap peserta, termasuk seluruh kontraktor dan tamu FEO, FIA, tim, dan pihak terkait.

Selanjutnya, Dispora juga mengingatkan Anies terkait kewajiban membayar commitment fee selama lima tahun itu. Jika merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, pada Pasal 92 ayat (6) disebutkan, jangka waktu penganggaran pelaksanaan kegiatan tahun jamak tidak melampaui akhir tahun masa jabatan daerah berakhir.

Dan, jika kewajiban bayar lima tahun berturut itu tidak dijalankan, hal itu bisa dianggap sebagai perbuatan wanprestasi dan bisa digugat.

"Dengan ditandatanganinya perikatan MoU, maka Pemprov DKI Jakarta harus bisa mengalokasikan anggaran dengan besaran sesuai yang diperjanjikan. Apabila kewajiban tersebut tidak bisa dilaksanakan, maka akan dianggap sebagai perbuatan wanprestasi yang dapat digugat di arbitrase internasional di Singapura," tulis surat tersebut.

Simak Video: Penjelasan Wagub Soal Beredarnya Surat Anies Wajib Lunasi Fee Formula E

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)