12 Ribu Aktivis FPI Akan Sikat Playboy
Jumat, 07 Apr 2006 06:22 WIB
Jakarta - Berang dengan beredarnya Playboy versi Indonesia, sekitar 12 ribu aktivis Front Pembela Islam (FPI) akan menyikat habis peredaran majalah ini. FPI berniat memberantas habis hingga ke kantor majalah ini. "Tidak ada kesempatan bagi Playboy untuk beredar. Kami akan sikat," cetus salah seorang Ketua FPI Ahmad Sobri Lubis saat dihubungi detikcom, Jumat (7/4/2006) melalui sambungan telepon.Dikatakan Sobri, FPI akan berbuat semaksimal mungkin agar majalah berlogo kelinci bertuxedo itu tidak sampai ke tangan masyarakat. Sebab Playboy dinilai meresahkan masyarakat karena bisa merusak moral generasi muda."Katanya Playboy akan beredar besok kan? Besok juga kami akan sweeping sedapatnya lalu akan dimusnahkan langsung. Kami akan cari di pengecer, kalau perlu sampai ke kantornya Playboy langsung. Kita tahu kok di mana kantornya," katanya menantang.Walaupun pihak Playboy Indonesia mengatakan majalah ini bukanlah majalah porno seperti yang dibayangkan kebanyakan orang, namun FPI tetap keberatan majalah ini beredar. Menurut Sobri, substansi majalah menjadi sama saja karena nama majalah sudah berkonotasi pornografi yang bisa menimbulkan pornoaksi. Nama Playboy sendiri dianggap sudah tidak bermoral."Nama saja sudah salah, apalagi isinya. Namanya itu sudah identik dengan maksiat. Biarpun misalnya isinya ada ayat-ayat Al Qur'an, kalau namanya mengandung maksiat ya sama saja," imbuh Sobri.
(wiq/)











































