Round-Up

Tudingan Ayah Taqy Malik Paksa Seks Menyimpang Disorot Komnas Perempuan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 14 Sep 2021 05:06 WIB
Jakarta -

Mansyardin Malik, ayah Taqy Malik, mendapat tudingan melakukan penyimpangan seksual terhadap istri yang baru dinikahi saat Idul Adha, Marlina Octoria. Tindakan Mansyardin terhadap istrinya tersebut pun disorot Komnas Perempuan.

Perlakua seks menyimpang Mansyardin Malik pada organ yang tidak biasa diakui langsung oleh Marlina Octoria saat konferensi pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (12/9/2021). Dia mengungkap itu didampingi oleh kuasa hukum Eri Kartanegara.

Awalnya Eri mengungkap adanya kerusakan pada organ Marlina berdasarkan hasil visum. Dia menutuskan kerusakan hingga stadium 4.

"Ada kerusakan dari hasil visum klien kami. Ada kerusakan yang sangat signifikan di bagian belakang, hingga stadium 4," ujar Eri Kartanegara.

Kemudian, Marlina mengakui kerusakan itu terjadi setelah dia diminta memenuhi keinginan penyimpangan seks Mansyardin Malik sebanyak 6 kali. Saat itu ia mengaku sedang datang bulan.

"Saya sudah menolak, bilang saya nggak mau, tapi dia bilang di agama sebagian menghalalkan dan mengharamkan, dia memaksakan itu ke saya," kata Marlina Octoria.

Sementara itu, kakak Marlina, Yohanes Steven dan Fanca, Marlina diminta untuk melakukan hubungan seksual melalui organ yang tidak biasa. Permintaan itu diajukan tidak sampai 2 bulan setelah menikah.

"Nggak sampai dua bulan (menikah) adik saya ini cerita, saat menstruasi ada dugaan ada penyimpangan seksual yang tidak diajarkan oleh agama, yang diharamkan oleh agama dia lakukan dengan dalih banyak kok ulama yang bilang ini halal," kata sang kakak.

Fanca menyebut Marlina Octoria sempat memutuskan kabur dari rumah Mansyardin Malik. Ia langsung kembali ke rumah di Depok demi bertemu dengan sang kakak dan menceritakan semua perbuatan Mansyardin Malik.

"Adik saya ngobrol sama saya, nangis-nangis pas lagi haid, katanya maunya pulang ke Depok. Mungkin itu aja yang bisa saya jelasin, bahwa di sini ada dugaan penyimpangan seks di luar normal," ungkap Fanca, dalam kesempatan yang sama.

Fanca pun mengaku sedih dan emosi mendengar kabar tersebut. Dia menegaskan hal tersebut dilarang oleh agama.

"Di agama jelas dilarang itu, jelas saya marah, di sini saya marah tapi adik saya meredam. Jadi insyaallah dari tim kuasa hukum yang akan bertindak selanjutnya," pungkas Fanca.

Simak tanggapan Komnas Perempuan selengkapnya di halaman berikutnya.