Aquarius Musikindo Gugat Bigo Terkait Hak Cipta Rp 100 Miliar

Andi Saputra - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 15:08 WIB
Caucasian woman holding gavel
Ilustrasi pengadilan (Foto: iStock)
Jakarta -

PT Aquarius Pustaka Musik atau yang dikenal sebagai Aquarius Musikindo menggugat platform media sosial Bigo senilai Rp 100 miliar. Aquarius menilai Bigo melanggar hak cipta.

Sebagaimana dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (SIPP PN Jakpus), Senin (13/9/2021), gugatan itu mengantongi nomor perkara 60/Pdt.Sus-HKI/2021/PN Jkt.Pst.

Penggugat adalah Aquarius Pustaka Musik, sedangkan pihak tergugat ialah Bigo Technology Pte, Ltd. Berikut yang diminta Aquarius Musikindo dalam gugatannya:

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
2. Menyatakan Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa pelanggaran Hak Cipta yang merugikan Penggugat sebagai Pemegang Hak Cipta atas Lagu-Lagu sebagai berikut:
3. Menghukum Tergugat untuk membayar kepada Penggugat ganti rugi yang berupa kerugian materiil sebesar USD 150.000 dan sebesar Rp 84.000.000.000 (84 miliar) serta kerugian imateriil sebesar Rp 15.000.000.000 (15 miliar) dalam waktu selambat-lambatnya 6 bulan sejak putusan dalam perkara ini berkekuatan hukum tetap;
4. Menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun ada upaya hukum verzet maupun kasasi (uitvorbaar bij voorrad);
5. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul.

Atau apabila majelis hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya.

Sidang perdana rencananya digelar pada 25 Januari 2022.

Aquarius Musikindo merupakan perusahaan rekaman yang didirikan pada 1969 dan menjadi salah satu perusahaan rekaman terbesar di Indonesia. Dalam situsnya, ada sejumlah artis top yang disebut masuk dapur rekaman Aquarius Musikindo, antara lain Agnez Mo, Ari Lasso, Bunga Citra Lestari (BCL), dan J-Rocks.

(asp/haf)