Bocoran Terkini Proses Pergantian Panglima TNI dari Senayan

Eva Safitri - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 14:14 WIB
Presiden Jokowi Pimpin Upacara HUT TNI ke 72
Ilustrasi TNI (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyebut jabatan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan habis pada akhir November. Saat ini pihaknya belum menerima surat terkait calon panglima dari presiden.

"Surat belum. Pensiun itu adalah di hari terakhir bulan kelahiran, jadi Pak Hadi masih punya waktu sebelum pensiun sampai akhir November," kata Meutya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/9/2021).

Meutya mengatakan presiden masih punya waktu mempertimbangkan calon Panglima TNI sampai awal November. Namun, dia berharap nama itu akan dikirim secepatnya.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid.Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. (Foto: dok. Golkar)

"Artinya lagi presiden dalam waktu dekat akan mengirimkan surat presiden tentang pergantian panglima tapi beliau masih punya waktu antara masa sidang ini atau di awal masa sidang depan kita yakin presiden akan taatlah kepada UU. Jadi insyaallah dalam waktu dekat akan segera masuk tapi memang waktunya masih sampai awal masa sidang depan atau awal November," ujarnya.

"Semua harus selesai di akhir November, berarti di awal November surat masuk itu masih bisa, presiden masih memiliki waktu sampai awal November untuk menimbang siapa panglima yang beliau akan pilih, kalau lebih cepat juga bisa atau awal November juga bisa kita enggak tahu tergantung presiden," lanjut Meutya.

Meutya mengatakan dirinya belum mendapat bocoran siapa nama-nama calon Panglima TNI yang akan dicalonkan. Dia menyerahkan hak itu kepada presiden.

"Komisi I belum menerima apa pun. Jadi kita belum menerima, belum ada surat presiden juga kabarnya masih menimbang, kita berikan waktu yang cukup untuk presiden memutuskan siapa yang beliau anggap terbaik dalam kebutuhan, sesuai dengan kebutuhan bangsa tantangan bangsa saat ini dan juga tentu keyakinan beliau atas orang tersebut, beliau panglima tertinggi jadi ini hak beliau sepenuhnya," katanya.

Simak video 'Sederet Nama Petinggi TNI di Bursa Calon Panglima':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)