Menkes: Surprisingly, 3 Ribu Orang Positif COVID Berkeliaran ke Mal!

Eva Safitri - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 13:47 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengunjungi lokasi tes swab antigen di Suramadu sisi Surabaya. Menurutnya, kekompakan Gubernur Jatim, Bupati Bangkalan dan Wali Kota Surabaya bisa mengatasi lonjakan kasus di Bangkalan
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melaporkan perkembangan masif dari implementasi aplikasi PeduliLindungi. Budi menyebut sudah ada 29 juta yang terdaftar di aplikasi tersebut.

"Ini contoh implementasinya (PeduliLindungi) yang sudah lumayan masif, karena sejak diluncurkan baru sebulan sudah ada 29 juta yang melakukan check-in dengan PeduliLindungi," kata Budi, dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Senin (13/9/2021).

Budi mengatakan dari aplikasi itu terdeteksi masyarakat yang berkeliaran meski dalam keadaan positif COVID. Tercatat ada 3.830 orang yang terdeteksi positif COVID.

"Kita bisa lihat surprisingly tetep aja ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam, hitam itu artinya positif COVID tapi masih jalan-jalan," kata Budi.

Menkes Budi membeberkan orang yang terdeteksi itu berkeliaran ke berbagai tempat. Mulai dari mal, bandara, hingga restoran.

"Masih masuk mal 3 ribu orang, masih masuk ke bandara 43 orang, masih naik kereta juga 63 orang, masih masuk restoran 55 orang. Padahal orang-orang ini adalah orang-orang yang sudah teridentifikasi positif COVID yang harusnya stay di rumah atau isolasi terpusat," ujarnya.

"Dengan demikian, kita bisa melacak mereka dan memastikan mereka segera kita ambil untuk kita lakukan isolasi," kata Menkes.

Simak juga 'Luhut: Jam Buka Mal Sampai 21.00, Dine-in 50 Persen':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)