Media Thailand Curigai Motif Pengunduran Diri Thaksin

Media Thailand Curigai Motif Pengunduran Diri Thaksin

- detikNews
Kamis, 06 Apr 2006 14:49 WIB
Bangkok - Setelah didemo terus-terusan, Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra akhirnya meletakkan jabatannya. Namun pers Thailand mempertanyakan motif Thaksin untuk mundur. Apalagi karena sebelumnya milyuner berusia 56 tahun itu sempat bersikeras menolak mundur.Menurut sejumlah media Thai, langkah Thaksin ini telah menimbulkan serangkaian keraguan akan niat Thaksin sebenarnya. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/4/2006)."Ada kebohongan apa?" begitu bunyi headline harian Nation yang memang anti-Thaksin. "Pertanyaan pokok masih belum terjawab: Apakah ini benar-benar perubahan rezim?" demikian tulis media berbahasa Inggris tersebut.Koran berbahasa Inggris lainnya, Bangkok Post, juga mempertanyakan motif politik Thaksin yang selama dua bulan terus-menerus didemo oleh warganya."Berhenti total atau cuma cara licik?" tanya surat kabar tersebut. "Reformasi politik tidak akan terwujud karena PM yang baru akan menjadi boneka Thaksin dan pemerintahan baru akan tetap di bawah naungan TRT," sindir Bangkok Post.TRT atau Thai Rak Thai adalah partai berkuasa Thailand yang dipimpin Thaksin. TRT merupakan partai paling berpengaruh dan terkaya di negeri Gajah Putih itu. Dan tampaknya akan terus begitu selama Thaksin masih memegang pucuk pimpinan partai.Di depan ribuan pendukungnya, Thaksin telah menyatakan akan terus bekerja untuk Thailand sebagai pemimpin TRT. Koran berbahasa Thailand, Krungthep Thurakit juga mencurigai pengumuman pengunduran diri Thaksin. Menurut media itu, Thaksin tidak benar-benar berniat mengundurkan diri. Senada dengan itu, koran terbesar Thailand, Thai Rath menuliskan, Thaksin cuma mengambil kesempatan untuk menunjukkan dirinya kepada publik sebagai orang yang berkorban. "Di masa lalu, PM itu belum pernah mundur," tulis surat kabar itu. (ita/)


Berita Terkait