PSTA-Lapan: Utara RI Masuki Musim Hujan, Jawa-Nusa Tenggara Masih Kemarau

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 14:42 WIB
hujan rintik-rintik di payung
Ilustrasi hujan (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta -

Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer-Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (PSTA-Lapan) memprediksi bagian utara Indonesia bakal lebih dulu memasuki musim hujan. PSTA Lapan memprediksi wilayah RI bagian utara, seperti pesisir barat Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi bagian utara, Sulawesi Timur, dan Papua bagian utara akan memasuki musim hujan pada September.

"Wilayah Indonesia bagian utara kemungkinan besar sudah memasuki musim hujan pada September 2021. Jawa dan Nusa Tenggara masih mengalami musim kemarau. Seluruh wilayah Indonesia masuk musim hujan sepenuhnya Desember 2021," bunyi keterangan PSTA sebagaimana dilihat detikcom, Sabtu (11/9/2021).

Pada September 2021, PSTA Lapan memprediksi beberapa wilayah mempunyai probabilitas sangat tinggi untuk mendapat curah hujan deras yang dapat menimbulkan banjir dan tanah longsor. Di antaranya Aceh, pantai barat Sumatera, Kalimantan Barat & Utara, Sulawesi Barat, Maluku bagian selatan (sekitar Ambon), dan daerah pegunungan Papua.

Wilayah utara Indonesia lebih dulu hujan karena konsentrasi kelembapan di utara-barat Indonesia berhubungan dengan pembentukan vortes di Samudra Hindia. Selain itu, gelombang MJO fase 2 dan 3 di Samudra Hindia serta anomali monsun musim panas Asia meluas hingga bagian wilayah Indonesia. Karena itulah, wilayah utara lebih dulu mengalami musim hujan.

"Aktivitas gelombang meridional berkaitan dengan monsun musim panas Asia, yakni BSISO1 fase 3 di Samudra Hindia. Berpotensi meningkatkan aktivitas konvektif di Samudra Hindia, sekaligus pembentukan hujan di sebagian Sumatera," lanjut keterangan tersebut.

Lebih lanjut PSTA memprediksi musim hujan bakal merata di seluruh wilayah Indonesia pada Desember 2021. Namun, pada Januari-Februari 2022, curah hujan di wilayah barat Indonesia cenderung menurun. Hujan bakal tinggi di wilayah timur Indonesia akibat adanya pergerakan konveksi secara zonal dari barat ke timur.


PSTA Antisipasi Kebakaran Hutan dan Angin Kencang

Selain memprediksi tingginya curah hujan di wilayah utara Indonesia, PSTA juga mengantisipasi adanya kebakaran hutan di Sumatera bagian timur dan Kalimantan bagian barat. Pasalnya, kedua wilayah itu mempunyai probabilitas tinggi mengalami suhu di atas 32⁰C.

Khusus untuk wilayah Jawa, PSPA mengantisipasi adanya angin kencang yang disertai gelombang laut. PSPA memprediksi fenomena ini terjadi di wilayah perairan selatan Jawa, Laut Arafuru, dan Laut Banda pada September-Oktober mendatang.

"Laut Jawa mempunyai kemungkinan yang tidak begitu tinggi, antara 40-80 persen," lanjutnya.

(yld/yld)