Pria di Muratara-2 Istrinya Masih 17 Tahun, Sempat Dilarang Menikah

M Syahbana - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 13:35 WIB
Ilustrasi poligami
Ilustrasi poligami (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Palembang -

Pria di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), berinisial S (17) menikahi dua wanita sekaligus, yakni A (17) dan SS (17). Kedua wanita satu desa itu disebut diberi mahar emas 1 suku atau sekitar 6,7 gram.

"Sebenarnya dua gadis ini masih keluarga dekat. Kakek mereka dua beradik (bersaudara). Mereka pacaran semua," kata Ketua BPD Karang Anyar, Aan Ardi, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (11/9/2021).

Aan mengatakan S memberi mahar berupa emas 1 suku kepada masing-masing istrinya. Ada juga beberapa permintaan lain dari kedua mempelai wanita.

"Informasinya, mahar yang diberikan dia (S) ke kedua gadis itu sama-sama 1 suku emas. Tapi ada permintaan lain yang diminta kedua mempelai wanita yang tidak bisa kita sebutkan," ujar Aan.

Pengantin pria dikabarkan bekerja sebagai buruh tani ikut orang tuanya. Sementara itu, dua istrinya masih berstatus pelajar di dua sekolah yang berbeda di Muratara.

"Kalau dua gadis itu masih sekolah semua. Kalau yang prianya tidak sekolah lagi, kerjanya ikut orang tuanya, ikut panen sawit, ikut menyadap karet," ucapnya.

Aan mengatakan kepala dusun setempat sempat menasihati S dan A agar tidak melangsungkan pernikahan itu. Namun mereka ngotot ingin melakukan pernikahan.

S juga disebut membawa SS pergi ke rumah salah satu kepala dusun di Desa Lubuk Kemang dengan tujuan yang sama.

"Akhirnya, karena mereka bertiga ini suka sama suka semua, jadi dinikahkanlah kemarin. Sudah kita nasihati bersama dengan Pak Kadus, tapi mereka tetap mau menikah," jelasnya.

Sebelumnya, A dan SS dinikahi oleh S berselang waktu 2 jam di desa yang sama. Peristiwa pria menikahi 2 wanita sekaligus itu viral di media sosial.

Pemerintah Desa Karang Anyar, Rupit, Muratara, membenarkan peristiwa itu. Menurut pemerintah setempat, pernikahan S dengan dua wanita itu berlangsung pada Jumat (10/9/2021).

"Memang benar, kemarin (10/9), ada warga kita yang menikahi dua gadis sekaligus. Hal itu terjadi atas dasar suka sama suka," ucap Kades Karang Anyar, Amir, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (11/9).

Pernikahan S dengan kedua wanita itu berlangsung di dua lokasi yang berbeda. A dinikahi di kediamannya sekitar pukul 13.00 WIB. Sedangkan SS dinikahi di kediamannya pukul 15.00 WIB.

(haf/haf)