Kapolri Sesalkan Demo Buruh yang Anarkis
Kamis, 06 Apr 2006 13:52 WIB
Jakarta - Demo ribuan buruh di Jakarta yang mulai anarkis disesalkan Kapolri Jenderal Pol Sutanto. Demo besar-besaran yang digelar Rabu kemarin ikut merusak sebuah busway, tiang-tiang rambu lalu lintas dan pot-pot taman."Kalau sudah menjadi perusakan, itu tidak dibenarkan dan mereka harus bertanggung jawab," ujar Kapolri usai Sertijab Kapolda Gorontalo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (6/4/2006).Polda Metro Jaya, kata Kapolri, akan menempuh langkah hukum atas kasus tersebut. Penyidikan saat ini telah dilakukan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab."Tolong ingatkan, masalah demokrasi tentu kita jamin, tapi kalau melanggar hukum kita proses sebagaimana mestinya," kata dia. Mengenai kemungkinan adanya provokator dalam kerusuhan kemarin, Kapolri menyatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan penyelidikan. "Kita lihat nanti mekanisme penyelidikan yang berkembang di lapangan," katanya.Sikap anarkis yang dilakukan para buruh dipicu kekecewaan mereka atas sikap pemerintah yang tetap meneruskan revisi UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Mereka lalu melampiaskan kekecewaan tersebut dengan merusak fasilitas umum yang mereka temui di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan dan MH Thamrin.
(umi/)











































