Dituding Danai Separatis Papua, Australia Minta Bukti

Dituding Danai Separatis Papua, Australia Minta Bukti

- detikNews
Kamis, 06 Apr 2006 13:19 WIB
Jakarta - Sejumlah LSM lokal Papua dituding mendapatkan dana dari Australia. Negeri Kangguru itu pun meminta bukti dan indikasi tudingan tersebut. Tapi Departemen Luar Negeri (Deplu) tidak memilikinya.Permintaan Australia itu disampaikan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda usai membuka Sidang Komisi ke-62 United Nation Economic and Social Commission for Asia and the Pasific (UNESCAP) di Jakarta Convention Center (JCC), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (6/4/2006).Hassan menjelaskan, sudah sejak 2 tahun lalu, Australia memberikan jaminan kalau dana bantuan mereka tidak digunakan untuk mendukung gerakan Papua merdeka."Mereka juga telah terbuka meminta bukti dan indikasi kalau memang benar LSM tersebut mendapatkan dana dari pemerintah Australia. Tapi sejauh ini kita belum memiliki bukti," kata Hassan.Sebelumnya, kalangan DPR membeberkan adanya jaringan internasional di Australia yang memberikan dukungan terhadap gerakan separatis Papua. Jaringan tersebut melibatkan parlemen, LSM, gereja, serta dunia kampus di Australia. Sebuah LSM lokal Indonesia pun dituding terlibat dalam jaringan tersebut.Salah satu LSM yakni Front Persatuan Perjuangan Rakyat Papua Barat (Front Pepera PB) lewat juru bicaranya Arkilaus Baho mengakui adanya dukungan dana dari Australia. Ia mengklaim, saat ini 99 persen warga Papua tidak merasa sebagai bagian dari NKRI dan menginginkan kemerdekaan. (iy/)


Berita Terkait