Deplu Tidak Mau Tergesa-gesa Benarkan Berita Suaka

Deplu Tidak Mau Tergesa-gesa Benarkan Berita Suaka

- detikNews
Kamis, 06 Apr 2006 13:17 WIB
Jakarta - Pemerintah belum bisa memastikan kebenaran 6 warga Papua yang meminta suaka ke Australia. Sebab hingga kini pemerintah Australia belum bisa memberikan konfirmasi mengenai kebenaran berita itu."Kedutaan kita sudah minta konfirmasi Deplu Australia dan imigrasi setempat, namun sejauh ini mereka belum dapat memberikan konfirmasi mengenai berita tersebut," kata Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda.Hal itu disampaikan Hassan usai membuka Sidang Komisi ke-62 United Nation Economic and Social Commission for Asia and the Pasific (UNESCAP) di Jakarta Convention Center (JCC), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (6/4/2006).Hassan lantas menegaskan, pemerintah menanggapi dengan hati-hati terhadap berita adanya 6 warga Papua yang ke Australia. Pria berkacamata itu menuturkan, sebelumnya ada kabar 3 warga Papua yang mencari suaka ke Papua New Guinea (PNG).Ternyata warga Papua yang ada di PNG itu adalah pelaut yang terdampar. Mereka adalah orang Papua tapi berasal dari Sulawesi. "Kita jangan tergesa-gesa membenarkan hal itu (berita minta suaka)," kata Hassan.Mengenai masalah Duta Besar RI untuk Australia Teuku Mohammad Hamzah Thayeb, Hassan menyatakan, sampai saat ini ia masih berada di Jakarta dan masih menunggu membaiknya hubungan antara Indonesia dan Australia. "Kita tunggu cuaca yang baik untuk dapat kembali ke Australia," jelas Hassan.Dijelaskan lebih lanjut, cuaca yang baik yang dimaksud Hassan adalah Indonesia dan Australia perlu duduk bersama untuk membicarakan lagi hubungan mengenai kedua negara secara jujur dan dengan itikad yang baik."Penyampaian mengenai ajakan pertemuan itu sudah disampaikan terbuka melalui media," tandas Hassan. (iy/)


Berita Terkait