Kang Emil Minta SMK-Politeknik Indramayu Fokus Pendidikan Petrokimia

Erika Dyah - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 21:05 WIB
Pertamina
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi perhatian khusus pada rencana pembangunan Komplek Petrokimia Pertamina di Balongan, Indramayu. Menurutnya, masa depan Kabupaten Indramayu akan cerah dengan hadirnya Petrochemical Complex Jabar yang akan segera dibangun Pertamina.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menilai, hadirnya Pabrik Petrokimia ini akan menyerap banyak tenaga kerja lokal. Sehingga, tak hanya mengurangi angka pengangguran di Indramayu tapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan warga.

Ia pun menerangkan ada banyak potensi dari Indramayu yang tidak dimiliki wilayah lain di Jawa Barat. Menurut Kang Emil, Indramayu tak hanya memiliki potensi di sektor pertanian dan perikanan, akan tetapi juga memiliki sektor industri yang bisa memajukan Indramayu.

"Tugas Bupati dan ketua DPRD menyiapkan warga Indramayu, jangan jadi satpam saja, tapi dia harus level insinyur," ungkap Kang Emil dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).

Dalam kesempatan ini, Kang Emil juga meminta SMK maupun Politeknik di Indramayu agar fokus pada pendidikan Petrochemical. Sehingga ketika komplek Petrokimia ini selesai, warga Indramayu bisa bersaing menjadi pekerja Petrokimia.

"Itu kalau Petrokimia jadi, itulah masa depan kesejahteraan masyarakat Indramayu," tuturnya.

Sesaat sesaat sebelum meninjau Gebyar Vaksinasi di Sentra Vaksinasi Pertamina Balongan, Kang Emil pun menerangkan bahwa nantinya akan ada penataan pemukiman warga yang tepat dalam rencana pembangunan ini. Sehingga, keberadaan industri Petrokimia benar-benar akan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat karena akses dari lokasi kerja dengan rumah yang dekat.

Menurutnya, hal ini akan membuat penghasilan yang didapat masyarakat tidak habis untuk bensin, biaya transportasi, atau biaya turunan lainnya seperti yang dialami buruh di Karawang dan Bekasi.

Sementara itu, Unit Manager Communication, Relation and CSR PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Balongan Cecep Supriyatna mengungkapkan pihaknya hingga kini terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten. Ia mengatakan hal ini dilakukan agar seluruh proses administrasi maupun persyaratan lainnya dalam pembangunan pabrik Petrokimia tidak menyalahi aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Petrokimia memang menjadi project besar Pertamina dalam mengembangkan usaha, sejauh ini semuanya berjalan lancar, mulai dari pembebasan lahan, bahkan sebanyak 30 pemuda dari Ring terdekat juga telah menerima beasiswa Project Petchem Pertamina untuk kuliah gratis di Akamigas dan Politeknik Indramayu," jelas Cecep.

Cecep menambahkan, Program CSR juga masih berlanjut untuk masyarakat sekitar, seperti mengadakan Upskilling Welder kepada 16 orang dari desa ring 1 Kilang Balongan yang tergabung dalam Forum Welder Indramayu (Forderin) di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu pada 13 September sampai 9 Oktober 2021.

Sebagai informasi, dalam pertemuan ini turut hadir pula Bupati Indramayu Nina Agustina, General Manager PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balongan Diandoro Arifian, serta para pejabat Forkopimda lainnya.

(akn/ega)