Menaker Tinjau Pembuatan Rekening Kolektif Penerima BSU di Bandung

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 17:23 WIB
Menaker Tinjau Pembuatan Rekening Kolektif Penerima BSU di Bandung
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meninjau proses pembukaan dan aktivasi rekening secara kolektif bagi pekerja/buruh PT Perusahaan Industri Ceres, Bandung, Jawa Barat penerima BSU. Pembukaan rekening baru secara kolektif ini ditujukan bagi pekerja/buruh yang penerima BSU yang belum memiliki rekening bank Himbara.

"Saya baru saja menyaksikan pekerja di perusahaan PT Ceres ini yang menerima Bantuan Subsidi Upah. Tadi saya melihat langsung dan sudah dilihat uangnya (diterima pekerja). Dan ini adalah masuk kategori penyaluran dengan Burekol (buka rekening kolektif)," kata Ida dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).

Ida menjelaskan pekerja/buruh di PT Perusahaan Industri Ceres mendapatkan BSU karena memenuhi persyaratan sesuai dengan Permenaker Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberian Subsidi Upah 2021.

Lebih lanjut, ia menguraikan BSU tahap I dan II disalurkan secara langsung kepada pekerja/buruh yang sudah memiliki rekening bank-bank Himbara. Adapun untuk tahap III, IV, dan V, BSU diberikan kepada pekerja/buruh dengan cara membukakan rekening secara kolektif karena mereka belum memiliki rekening Bank Himbara.

"Nah sekarang sudah tahap 3. Di sini, di perusahaan Ceres ini (pekerja/buruh) dibukakan rekening Bank Mandiri," terang Ida.

Ia menjabarkan, hingga hari ini, total BSU tahun 2021 telah disalurkan kepada 3.257.376 pekerja/buruh di seluruh Indonesia. Khusus untuk Jawa Barat, sambung Ida, BSU sudah disalurkan kepada 608.820 pekerja/buruh.

"Jadi cukup banyak pekerja di Jawa Barat ini yang menerima BSU ini," sebut Ida.

Ia menyampaikan hingga kini tidak ada kendala dalam proses penyaluran BSU tahun 2021. Ida mengatakan pihaknya telah mengambil pengalaman dari BSU tahun 2020 dan data dari BPJS sudah divalidasi.

"Data dari BPJS ketenagakerjaan sudah rapi, divalidasi diserahkan kepada kami untuk cek and ricek sesuai Permenaker," tutur Ida.

Turut hadir dalam kesempatan ini Dirjen PHI dan Jamsos Indah Anggoro Putri, Sesditjen PHI dan Jamsos Surya Lukita Warman, Direktur Jaminan Sosial Tenaga Kerja Retna Pratiwi, Staf Khusus Menaker Dita Indah Sari dan M. Reza Hafiz, Kadisnakertrans Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo, dan Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rohan Hafaz.

(akd/ega)