Bank Aladin Dukung Inisiasi Rumah Oksigen Jadi Tempat Isoter

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 19:38 WIB
Rumah Oksigen Gotong Royong yang diinisiasi oleh GoTo Group, KADIN Indonesia, PT Aneka Gas Industri Tbk (Samator Group), Master Steel, Tripatra Engineers and Constructors, Halodoc, beserta Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) didukung jadi fasilitas isolasi mandiri terpusat (Isoter).
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Rumah Oksigen Gotong Royong yang diinisiasi oleh GoTo Group, KADIN Indonesia, PT Aneka Gas Industri Tbk (Samator Group), Master Steel, Tripatra Engineers and Constructors, Halodoc, beserta Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) didukung jadi fasilitas isolasi mandiri terpusat (Isoter).

Pasalnya, rumah oksigen ini telah dilengkapi dengan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi warga yang terpapar COVID-19 dengan gejala ringan. Fasilitas yang berlokasi di Pulogadung, Jakarta Timur ini memiliki 500 tempat tidur dan warga yang dirawat tidak akan dikenai biaya.

Hal ini pula yang membuat PT Bank Aladin Syariah Tbk tergerak dalam inisiasi rumah oksigen ini. Direktur Operasional Bank Aladin Basuki Hidayat mengatakan program Rumah Oksigen Gotong Royong sebagai bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak untuk memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat umum.

"Kami percaya bahwa setiap individu maupun entitas dapat memberikan kontribusi atau manfaat yang baik bagi sekelilingnya untuk memperoleh ketenangan hati, terlebih lagi jika dilakukan bersama," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (9/9/2021).

Dia menuturkan melalui program ini, Bank Aladin berkontribusi menyediakan 125 dari 500 tempat tidur di Rumah Oksigen Gotong Royong. Partisipasi ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang terpapar Covid-19 tidak menularkan ke anggota keluarga lainnya.

Sementara itu, Kepala Task Force Inisiator Rumah Oksigen Gotong Royong Joseph Pangalila mengapresiasi Bank Aladin yang ikut bergotong royong mewujudkan Rumah Oksigen Gotong Royong. Dia mengatakan Rumah Oksigen Gotong Royong didesain sebagai fasilitas isolasi supaya warga yang terpapar Covid-19 bisa dirawat, dipantau kondisi kesehatannya dan mendapatkan akses oksigen langsung.

"Keberadaan Rumah Oksigen juga kami harap dapat membantu meringankan tekanan terhadap Rumah Sakit bila terjadi lonjakan kasus karena kebutuhan oksigen medis bagi warga dengan gejala ringan yang tidak memiliki komorbid kami sediakan," jelasnya.

Senada, Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa Monica Oudang menilai Bank Aladin menilai salah satu mitra utama dalam mewujudkan pengoperasian Rumah Oksigen Gotong Royong. Kontribusi Bank Aladin dan pihak lain yang ikut serta dalam inisiatif ini sangat membantu, sehingga inisiatif Rumah Oksigen bisa terwujud dalam waktu singkat.

"Kami percaya dengan semangat gotong-royong dari berbagai pihak, kita bisa mendukung penanganan pandemi supaya cepat berakhir," ujar Monica.

Sebagai informasi, Rumah Oksigen Gotong Royong memiliki fasilitas berupa rumah isolasi, tenaga medis, dokter, perawat, dan apoteker 24 jam, Poli umum, Mini High Care Unit (HCU), Instalasi Gawat Darurat (IGD), Depo farmasi 24 jam, dan ruang gizi.

Rumah Oksigen Gotong Royong telah beroperasi sejak 2 Agustus lalu dan bisa merawat pasien dengan gejala ringan, saturasi oksigen di atas atau sama dengan 90%, serta tidak memiliki komorbid atau komorbid terkontrol.

Rumah Oksigen Gotong Royong ini juga memiliki empat rumah perawatan yang mendapatkan aliran oksigen sebanyak 350-400 liter per jam melalui pipa dari fasilitas produksi PT Aneka Gas Industri. Operasional dikelola oleh tenaga kesehatan berpengalaman dari RSDC Wisma Atlet yang merupakan kolaborasi dari TNI, POLRI, IDI, dan relawan Kemenkes RI.

(akd/ega)