Maling Bobol Ruang Dirjen Deplu, Hanya Temukan Rp 800 Ribu
Kamis, 06 Apr 2006 09:04 WIB
Jakarta - Ruangan Dirjen Asia Pasifik dan Afrika dan Dirjen Amerika dan Eropa di lantai II Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat dibobol beberapa maling. Namun maling itu hanya dapat menggasak uang Rp 800 ribu. Dokumen serta barang berharga lainnya selamat dari aksi pencurian karena disimpan di lemari besi."Tidak ada barang berharga yang hilang. Hanya uang Rp 800 ribu dengan laci yang rusak serta tembok yang dibobol," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Desra Percaya ketika dihubungi detikcom, Kamis (6/4/2006).Terjadinya pencurian di Deplu ini seolah-olah menjadi tren aksi pencurian di lembaga negara. Sebelumnya, pencurian juga terjadi di Istana Kepresidenan di mana dua buah laptop milik staf juru bicara kepresidenan dan uang milik sekretaris militer raib.Aksi pencurian di Deplu terjadi pada Rabu (29/3/2006) malam. Menurut Desra, maling memasuki ruangan dirjen itu dengan cara menjebol dinding ruangan tersebut. "Polsek Senen masih menyelidiki kasus ini. Belum diketahui berapa orang pelakunya," jelasnya.Mengenai motif pencurian tersebut, Desra menyerahkan kepada aparat kepolisian. Namun dia membantah apabila maling tersebut bertujuan mengambil sejumlah dokumen berharga. "Saya tidak meyakini begitu," ujarnya.Atas peristiwa ini, Deplu telah melakukan upaya pencegahan dan pengetatan keamanan secara internal. Deplu pun tengah meminta pertanggungjawaban petugas pengamanan dalam. "Deplu sudah melakukan pencegahan, tapi kita tidak bisa bilang pencegahan itu," imbuh Desra.
(atq/)











































