NasDem Dukung Kapolda Metro soal Coki: Aparat Tak Boleh Rendahkan Martabat

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 12:24 WIB
Taufik Basari
Foto: Taufik Basari (Ari Saputra)
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem, Taufik Basari sepakat dengan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran yang menyoroti video viral penangkapan komika Coki Pardede. Taufik menilai aparat memang tidak diperkenankan merendahkan martabat ketika melakukan penangkapan.

"Saya setuju dan mengapresiasi sikap Kapolda yang menilai tindakan anggotanya tidak etis, tidak boleh ada tindakan, perlakuan dan ucapan yang dapat merendahkan martabat dari aparat ketika menjalankan tugasnya," kata Taufik saat dihubungi, Kamis (9/9/2021).

Ketua DPP Partai NasDem ini mengatakan itu juga diatur dalam UU No 5 Tahun 1998 tentang Ratifikasi Konvensi menentang penyiksaan dan tindakan atau penghukuman yang kejam tidak manusiawi atau merendahkan martabat lainnya. Selain itu, dia juga menilai aparat tidak diperkenankan menyampaikan hal privat yang tak terkait dengan perkara.

"Memang benar bahwa tidak diperkenankan aparat penegak hukum menyampaikan hal privat yang tidak terkait dengan pokok perkara," ucapnya.

Tak hanya itu, Taufik juga meminta agar ke depannya perlakuan terhadap pengguna tidak disamakan dengan pengedar atau bandar narkoba. Sehingga, dia sepakat dengan Kapolda Metro Jaya bahwa aparat tidak perlu gagah-gagahan atau glorifikasi penangkapan terutama kepada pengguna narkoba.

"Perlakuan terhadap pengguna jangan disamakan seperti bandar narkoba, karena itu tidak perlu glorifikasi atau gagah-gagahan seperti kata Kapolda. Ke depan aparat kita mesti membangun kesadaran untuk selalu bertindak profesional, yang didalamnya juga termasuk bertindak secara humanis dan berpedoman kepada prinsip fair trial dan hak asasi manusia," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan video 'Pengacara Sebut Kasus Coki Pardede Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya':

[Gambas:Video 20detik]